IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Jamaah Iftar Masjid Istiqamah Membludak. Panitia Bagikan Kudapan 1500 Porsi

Suasana Masjid Istiqamah pada Ramadhan ke-13, menjelang berbuka puasa. Sudah menjadi agenda rutin Masjid Istiqamah mengadakan dialog jelang berbuka bersama ustad-ustad pilihan. Dialog berbuka ini juga disiarkan langsung Radio IDC FM, gelombang 89,5 FM Balikpapan dan PPU.

IDCFM.NET, Balikpapan—Masjid Istiqamah Pertamina Balikpapan menjadi satu diantara masjid pilihan masyarakat Balikpapan untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan. Lokasi masjid yang strategis dan mudah dijangkau, ditambah daya tampung masjid mencapai 3000 orang dan parkir yang luas menjadi satu kelebihan dari masjid tersebut.

Masjid beralamat Jalan Sport Nomor Satu Gunung Dubs Balikpapan Kota tersebut setiap harinya membagikan kudapan 1000 porsi. Namun saat akhir pekan yakni pada Sabtu dan Ahad, jamaah iftar membludak dan hidangan kudapan mencapai 1500 porsi.
“Kalau hari biasa paling banyak itu 1000 porsi. Saat Sabtu gini banyak. Ahad juga jamaahnya sampai diluar,” ujar Budi Agustina- Panitia Buka Puasa dan Sahur Kegiatan Ramadhan pada Sabtu (18/05/2019)
Budi mengatakan, membludaknya jamaah iftar pada akhir pekan diluar prediksi. Untung saja Masjid Istiqamah terdapat minimarket, sehingga sebagian Kudapan di peroleh dari minimarket IDC Mart.
“Kalau pas hari libur gini cukup kewalahan, jamaah datang bersama keluarga kan. Seperti Ahad lalu itu sampai kuenya kami tambah lagi ambil di minimarket,” ujarnya lagi.

Solehudin– Koorinator Buka Puasa dan Sahur Kegiatan Ramadhan Masjid Istiqamah

Solehudin– Koorinator Buka Puasa dan Sahur Kegiatan Ramadhan  mengatakan sampai dengan puasa ke-13 ini pihaknya sudah belanja keperluan iftar sejumlah Rp. 83 juta lebih. Belanja terbesar adalah membeli kue atau jajanan yang setiap harinya sebanyak 600 sampai dengan 700 porsi.

Satu porsi terdapat dua jenis kue ditambah dengan tiga butir kurma. Sampai Ramadhan ke -13 pihaknya sudah mengeluarkan sekitar 20 Kg kurma.
“Kalau 700 porsi artinya 1400 kue per hari. Ada juga sumbangan dari warga sekitar seperti dari Serobong, Perapatan, Pelayaran, itu cukup untuk 100 porsi. Ditambah sumbangan dari yang lainnya juga yang tidak terjadwal,” ujarnya menyebutkan.
Soleh-kerab ia disapa mengatakan pihaknya siapkan lima alternatif pilihan minuman bagi jamaah iftar. Dua minuman hangat berupa teh manis dan susu, dua minuman dingin berupa syrup rasa jeruk dan rasa leci dan air mineral.
Tidak ketinggalan satu termos besar berisi es batu yang sudah dihancurkan, juga menjadi pelengkap kudapan berbuka puasa di Masjid Istiqamah. Panitia mempersilakan jamaah iftar untuk mengambilnya dengan gratis.
“Gula itu yang sudah kita pakai ada sekitar 150 kg. Air minum dalam galon kita juga dapat dari Pertamina itu 10 sampai 15 galon. Kita taruh di beberapa titik buat jamaah yang membawa tumbler sendiri. Air minum kemasan gelas juga kita siapkan dan itu juga ada dari donatur,” ujarnya lagi.

Aneka kudapan buka puasa pada meja khusus jamaah Ikhwan. Meja kudapan akhwat dan Ikhwan memang dipisah.

Anis-warga Pelayaran mengaku setiap Ramadhan ia dan suami selalu berbuka puasa di Masjid Istiqamah. Ia beralasan suasana masjid cukup nyaman. Ditambah lagi Masjid Istiqamah mengagendakan dialog jelang berbuka yang di bawakan oleh ustad yang berbeda setiap harinya.
“Disini rame, kalau di rumah berdua aja sama suami. Disini bisa nambah teman juga. Trus makan juga bisa di rem. Kalau di rumah kadang kita beli bukan banyak tapi tidak termakan,” ujarnya seraya tersenyum.
Anis mengaku setiap hari ia membawa bekal makan malam dari rumah untuk disantap di masjid. Sehingga usai salat magrib ia dan suami  lanjut menyantap makan malam sembari menunggu azan Isa berkumandang.
“Kata suami saya bawa sekalian makan malam daripada bolak balik. Takut malah salat Isa nya ketinggalan. Pokoknya seneng aja setiap Ramadhan kami kesini. Lepas taraweh baru pulang” kata Anis. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme