IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Segini Kebutuhan Bawang Putih di Balikpapan Perkapita Pertahun

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan-Heria Prisni

IDCFM.NET, Balikpapan– Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan-Heria Prisni mengatakan  kebutuhan bawang putih di kota ini cukup tinggi.

Saat ini kata Heria, permintaan bawang putih perkapita pertahun di Balikpapan yaitu dua Kg per orang. Jumlah itu menghitung dari jumlah penduduk sebanyak 690 ribu orang.

“Kebutuhan bawang putih dua kilo setahun satu manusia. Artinya jika di kali 690 ribu jumlah penduduk setahun dibutuhkan 1200 ton lebih,” ujar Heria disela kegiatan Bazar Ramadhan di Kantor Bank Indonesia Balikpapan pada Rabu (08/05/2019).

Harga bawang putih yang melonjak fantastis di angka Rp.100.000 per Kg menurut Heria merupakan dampak kelangkaan komoditas tersebut di pasaran.

Heria mengatakan kontur dan kandungan tanah di Indonesia tidak memungkinkan untuk budidaya tanaman bawang putih. Sehingga sangat bergantung dengan bawang putih yang di impor dari negara China.

Sementara itu negara pengimpor mengalami gangguan panen. Ditambah proses pengiriman bawang putih melalui jalur laut terkendala gelombang tinggi dan cuaca. Sehingga ketika sampai kualitas bawang putih menurun dan tidak layak jual.

“Bawang putih ini barang langka. Saya tanya memang yang panen diluar terganggu, gelombang tinggi. Kapal yang bawa kesini basah dan kualitasnya rusak akhirnya,” ujar Heria.

Berbeda dengan Bawang Putih, komoditi bawang merah untuk Balikpapan masih didatangkan dari Indonesia yaitu Surabaya dan Sulawesi. Permintaan bawang merah perkapita pertahun di Balikpapan yaitu 2,2 Kg per orang. Jumlah itu juga menghitung dari jumlah penduduk sebanyak 690 ribu orang dan ditambah 10 persen.

“Biasa bawang putih ini kita tambah 10 persen karena ada tamu ke Balikpapan,” katanya.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Balikpapan telah membangun gudang pengeringan dan penangkaran benih bawang merah. Seluas 20 hektar lahan kluster bawang merah digarap oleh kelompok tani setempat dengan hasil panen sebesar 20 ton. Namun dari hasil uji coba, produksinya hanya mampu menutupi 0,1 persen permintaan.

“Gudang itu bagus prospeknya. Kita masih ujicoba. Karena kondisi alam yang belum mendukung gudang itu kosong karena tidak bisa tanam dan kita tidak bisa maksa. Bagus aja sih memang ada bulan-bulan dimana seperti itu,” kata Heria lagi. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme