IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Ambil 20 Sampel Makanan di Pasar Ramadhan, Walikota Selipkan Pesan Diet Plastik

Kepala LOKA POM Balikpapan Sumiati Haslinda (Jilbab Biru dan Walikota Balikpapan Rizal Effendi (Topi Coklat)

IDCFM.NET, Balikpapan—Walikota Balikpapan Rizal Effendi dan Kepala Loka POM Balikpapan Sumiati Haslinda beserta rombongan lakukan sidak di dua pasar ramadhan pada hari pertama Ramadhan. Sidak dilakukan di pasar Ramadhan Balikpapan Permai dan di kawasan Ruko Bandar Klandasas.

Dalam sidak ini walikota Rizal mengambil sampel secara acak 20 jenis makanan yang ada di kedua pasar tersebut. Jajanan yang menjadi sasaran uji lab adalah makanan dengan warna yang kuat seperti pisang ijo, kue lapis, gorengan dan kue lainnya.

“Ini makanannya pake pewarna apa bu? kita cek ya bu jangan marah, ini kita ambil buat sampel. Kita bayar kok. Ini untuk keselamatan kita bersama supaya jangan ada makanan mengandung pewarna berbahaya,” kata Rizal kepada pedagang pada Senin (06/05/2019).

Selain hidangan berbuka, walikota Rizal juga menghampiri petak penjual makanan siap saji. Selanjutnya ia meminta agar oseng-oseng cumi juga diambil sampelnya untuk diketahui kadar formalin didalamnya.

“Ini kita ambil ya bu. Kita bayar juga ini. Takutnya ada formalinnya jadi diperiksa dulu,” kata Rizal kepada pedagang lainnya.

Disela peninjauan tersebut, walikota Rizal juga berpesan kepada pedagang agar menjaga kebersihan dan kehigienisan lapak jualan mereka. Ia juga meminta agar pedagang yang telah mengikuti pelatihan, untuk memajang sertifikat halalnya untuk meyakinkan konsumen. Termasuk mengganti bungkus makanan yang tidak mengandung air dari kemasan plastik dengan menggunakan daun.

“Kalau bisa makanan yang bisa dibungkus pakai daun bu, untuk kurangi sampah plastik kita. Penyajiannya juga akan lebih aman dan sehat,” ujar Rizal lagi.

Nuralisa, salah satu pedagang pasar Ramadan di Balikpapan Permai mengaku makanan yang ia jual menggunakan pewarna makanan dan ada juga yang menggunakan pewarna pasta. Namun sebagian ada jajanan titipan sehingga ia tidak tau bahan pembuat makanan tersebut.

“Kalau saya ini pake pewarna makanan pak, saya jamin, Tapi kalau yang titipan orang ini saya tidak tau pak,” kata Nuralisa.

Sementara itu Kepala LOKA POM Balikpapan Sumiati Haslinda mengatakan uji sampel 20 jenis makanan pasar ramadhan ini menggunakan metode rapid test, sehingga hasil pemeriksa langsung terlihat.

Selang sekitar 30 menit kemudian pemeriksaan sampel makanan sudah terlihat. Sumiati memastikan 20 jajanan tersebut tidak mengandung pewarna kimia dan tidak mengandung formalin.

“Hasilnya sudah keluar dan semua makanan tadi aman untuk dikonsumsi. Hasilnya sama seperti tahun lalu juga semua sampel yang diambil menunjukan layak dikonsumsi,” ujarnya seraya tersenyum.

Sumiati juga berkomunikasi dengan pedagang dan meminta pedagang tidak menggunakan plastic berwarna hitam untuk membungkus makanan. Sumiati berujar plastic hitam adalah plastic daur ulang yang memakai pewarna kimia. Jika bersentuhan langsung dengan makanan, bisa berbahaya bagi kesehatan dan menjadi pemicu kanker.

“Plastik Hitam itu kan campuran plastic merah kuning hijau kemudian dikasih pewarna hitam sehingga berbahaya kalau bersentuhan dengan makanan. Kita himbau sebaiiknya menggunakan plastik putih atau bening,” kata Sumiati.

“Kalau menggunakan mika sejauh ini masih aman tapi alasnya dilapisi daun. Cuma penggunaannya hati-hati dengan staples,” katanya lagi. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme