IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Pangkas Jarak Tempuh, Dishub Rerouting Trayek Angkot

Sudirman Djayaleksana– Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan

IDCFM.NET, Balikpapan—Dinas Perhubungan Kota Balikpapan manfaatkan jasa konsultan untuk rerouting atau merubah trayek angkot.  Rerouting dilakukan dengan melibatkan konsultan yang akan mengkaji potensi perluasan rute baru, dampak sosial, termasuk penyesuaian tarif angkot.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan rute angkot Balikpapan selama 15 tahun terakhir belum pernah direvisi. Seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan bertambahnya pemukikan, sehingga dianggap perlu untuk dilakukan rerouting tersebut.

“Kita pake konsultan, tetapi kita sudah punya bahan untuk dikonsultasikan. Nah, kajian ini yang kami buat bersama karena hampir 15-16 tahun trayek itu tidak pernah dikembangkan atau direvisi,” ujar Sudirman.

Dinas Perhubungan, telah siapkan konsep sebagai bahan evaluasi trayek angkot. Trayek yang menjadi perhatian satu diantaranya adalah trayek angkot nomor tujuh. Angkot berwarna hijau botol tersebut memiliki rute terpanjang sampai 30 kilo meter, atau dari Terminal Balikpapan Permai menuju Balikpapan Timur. Meskipun jarang tempuh yang cukup jauh, namun tarif yang dibayar penumpang masih disamakan seperti tarif angkot lainnya.

Kata Sudirman, Dishub akan memangkas jarak tempuh tersebut dengan mengalihkan sebagian angkot nomor tujuh, untuk mencari penumpang di pemukiman kawasan Balikpapan Timur.

“Jumlah angkot nomor tujuh yang sekarang 20-30 unit. Berapa yang kita bagi kesana. Jadi nanti ada beberapa angkot yang kita arahkan ke pemukiman di arah timur. Angkot nomor tujuh ini kan rute Balikpapan Permai ke Timur mencakup berapa kelurahan dengan jarak sekitar 30 kilo,” kata Sudirman menjelaskan.

Trayek baru kemungkinan juga akan disiapkan oleh Dishub, khususnya trayek dari Balikpapan Timur menuju Rumah Sakit Umum Daerah Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. Selama ini penumpang dari arah timur harus ganti angkot dua kali untuk menuju RKSD. Sehingga diwacanakan aka nada trayek agar penumpang cukup satu kali naik angkot menuju RSKD.

“Sekarang harus dikaji dulu jarak tempuh nanti itu ada biayanya yang dikeluarkan berapa, besaran tarif yang dibayar. Itu ada hitung-hitungannya,” ujarnya lagi.

Sudirman menambahkan penataan angkot dengan trayek baru juga akan bersamaan dengan dikembangkannya Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM). Saat ini Dishub merancang dua rute baru bus SAUM, yaitu rute Terminal Batu Ampar- Bandara Sepinggan dan Terminal Batu Ampar- Pelabuhan Semayang. Ditargetkan pengembangan rute SAUM terealisasi pada tahun depan.

“Kita masih menkaji agar ini tidak bersinggungan dengan sopir angkot dan menimbulkan amsalah sosial. Kami target SAUM rute Terminal Bandara bisa berjalan tahun depan,” kata Sudirman berharap. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme