IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Pertamina Dorong Industri Kreatif di Kawasan Manggrove Margomulyo

Pjs Region Manager Comm & CSR Pertamina Region kalimantan- Cecep Supriyatna didampingi Operation Head Terminal BBM Balikpapan, Sekretaris Kelurahan Margomulyo dan Kasi bina Produksi Industri Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Balikpapan saat meninjau limbah mangrove yang akan diolah. (22/04/2019)

IDCFM.NET, Balikpapan– Pertamina berupaya untuk mengembangkan masyarakat sekitar kawasan manggrove Margomulyo melalui pelatihan pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari limbah kayu pohon mangrove.

Margomulyo merupakan satu lokasi sasaran pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina yang mana Pertamina aktif melakukan penanaman bibit manggrove serta mendirikan rumah edukasi mangrove.
“Pelatihan pembuatan kerajinan menggunakan limbah kayu mangrove ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina sebagai BUMN dalam menjalankan program tanggjung jawab sosial untuk masyarakat disekitarnya,” kata Cecep Supriyatna, Pjs. Region Manager Communication & CSR Pertamina Region Kalimantan, dalam pembukaan pelatihan yang dilaksanakan pada Senin (22/4/2019).
Sebagai kota yang berada di pesisir pantai, Balikpapan memiliki hutan mangrove yang cukup luas dan tersebar di beberapa lokasi. Di tengah perkembangan kota yang cukup pesat, keberadaan dan keberlangsungan kawasan mangrove menjadi semakin dibutuhkan dan harus mendapat perhatian yang serius.
Cecep mengatakan kawasan konservasi mangrove Kota Balikpapan berada di kawasan yang cukup strategis, yaitu di sekitar area pelabuhan komersil dan dekat dengan pemukiman penduduk. Kawasan konservasi tersebut diserahterimakan ke Walikota Balikpapan pada Desember 2018 lalu.
Adapun pelatihan pembuatan kerajinan berbahan baku limbah kayu mangrove tersebut juga bertujuan membantu mengurangi sampah di kawasan mangrove Margomulyo, karena bahan baku yang dimanfaatkan untuk pembuatan kerajinan berasal dari limbah kayu pohon mangrove yang patah atau mati secara alami.
“Pelatihan pembuatan kerajinan berbahan baku limbah mangrove ini sebagai upaya Pertamina dalam mendukung keberadaan Mangrove Center Margomulyo. Diharapkan masyarakat setempat semakin merasakan manfaat dengan keberadaan mangrove center dan menumbuhkan kesadaran untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan mangrove center Margomulyo,” kata Cecep.
Rahdian Mahardika- Operation Head Terminal BBM Balikpapan mengatakan, untuk jangka panjang, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dari industri kreatif dan mendorong pelaksanaan ekowisata mangrove center Margomulyo yang telah direncanakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan.
“Selain juga untuk meningkatkan keterampilan masyarakat,” ujar Rahdian.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rahman- Sekretaris Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat, mengucapkan terima kasih atas bantuan CSR Pertamina dalam mengembangkan masyarakat Margomulyo. Abdul juga berharap setelah pelatihan ada tindaklanjut untuk pengembangan masyarakat melalui promosi dan pemasaran produk kerajinan tersebut.
“Kami sangat mendukung pengembangan industri kreatif sesuai dengan potensi yang ada, yaitu kawasan mangrove center,” kata Abdul.
Eddy Adimutja- Seksi Bina Produksi Industri Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan yang ikut hadir menyaksikan pelatihan tersebut mengungkapkan harapannya agar produk kerajinan ini dapat menjadi ciri khas kota Balikpapan.
Eddy mengatakan saat ini baru ada beberapa produk UMKM Kota Balikpapan yang punya ciri khas, seperti produk batik dengan motif khas Balikpapan, namun untuk kategori Kriya belum ada produk dengan ciri khas kota Balikpapan.
“Saya harapkan kerajinan mangrove ini dilaksanakan dengan serius, khususnya pada pengembangan kreatifitas desain produk sehingga memiliki ciri khas kota Balikpapan dan diminati oleh masyarakat,” kata Eddy. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme