IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

KemenLHK Alokasikan Rp. 1,5 M Untuk Pulihkan Bekas Tambang Ilegal di Kabupaten Paser

IDCFM.NET, Balikpapan—Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) lakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan perusahaan tambang agar melakukan pemulihan bekas tambang atau reklamasi di wilayah bekas pertambangan tersebut.

Koordinasi ini melihat kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan, khususnya seiring dengan menggeliatnya bisnis pertambangan di Indonesia baik secara legal maupun illegal. Pemulihan bekas tambang ini khusus untuk kegiatan illegal atau tidak berizin yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

“Saat ini sekitar 20 desa telah kita bina untuk pulihkan bekas tambang, khusus untuk pertambangan illegal. Kalau yang legal tentu mereka sudah punya program untuk reklamasi,” kata Edy Nugroho– Kasubdit Pemulihan Kerusakan KemenKLHK.

Kata Edy menjelaskan, rata-rata setiap desa terdapat sekitar 300 hektar area bekas tambang illegal yang harus direklamasi. Kegiatan penambanganmencakup banyak jenis seperti batubara, emas, suasa dan sebagainya.

Areal bekas tambang tersebut diolah sesuai dengan konsep yang diinginkan oleh pemerintah daerah setempat bersama masyarakat. Beberapa diantaranya dibangun sebagai hutan kota dan yang ditanami pohonkeras dan sebagai lokasi penelitian dan pelatihan. Sebagian lagi dibangun pasar tradisional berkonsep ekologis.

“Jadi di Pasar ekologis ini konsepnya harus ada tanaman, kemudian tidak menggunakan plastik. Pasar ekologis ini sudah diteliti di perguruan tinggi dan KPK juga lakukan kajian,” ujar Edy.

Program pemulihan lingkungan paska tambang oleh KemenLHK saat ini masihmengalami kendala. Edy mengatakan pihaknya masih terkendala status lahan diantaranya ada yang milik masyarakat, milik pemerintah dan milik perusahaan. Dengan demikian pihaknya meminta kepada pemerintah setempat untuk melakukan indentifikasi lahan-lahan eks batubara tersebut sehingga mudah untuk dilakukan pemulihan lahan.

“Pemulihan lingkungan bekas tambang ini menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal ini sesuai dengan undang-undang,” kata Edy.

Wilayah Kalimantan Timur, kata dia, Kabupaten Paser menjadi yang pertama di Kalimantan Timur yang areal bekas tambang ilegalnya akan dilakukan pemulihan oleh KemenLHK. Berdasarkan usulan daerah konteksnya sekitar dua hektar lahan terletak di Desa Batu Butok yang akan reklamasi. Lahan tersebut dulunya merupakan area pertambangan emas.

“Sudah dianggarkan itu karena banyak ke tanaman menjadi 1.5 miliar rupiah. Rencananya akandibikin tanaman kayu dan dibangun tempat pelatihan yang ada lubang-lubang bisa belajar disitu seperti hutan kota,” Kata Edy.

KemenLHK sendiri memberi bantuan dana pemulihan hanya satu kali. Selanjutnya diharapkan pemerintah daerah bisa mendukung pembangunan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan dana desa.

“Sekarang dalam tahap lelang. Target tahun ini sudah berjalan dan rampung dan pelaku penambangan illegal ini juga kita libatkan agar nanti mereka tidak menambang lagi tanpa izin,” kata Edy. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme