IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Yuk, Sedekah Murah Bersama Gerakan Infak Beras Balikpapan

Dari kiri: Edes Susilo, Ketua Gerakan Infak Beras Balikpapan dan Agung Jaya Pratama, Bagian Pemasaran Gerakan Infak Beras Balikpapan

IDCFM.NET, Balikpapan– Balikpapan menjadi kota ke-37 dibentuknya komunitas Gerakan Infak Beras di Indonesia. Tepat tiga Maret 2019, komunitas ini genap berusia satu tahun, yang mana dalam perjalanannya mulai dikenal oleh masyarakat Balikpapan.

“Teman-teman ini ada yang sudah bekerja, kuliah dan berumah tangga, sehingga awal-awalnya belum mendalami. Saat bulan ke delapan kita tersadar saat penyaluran di panti asuhan kilometer sembilan. Barulah kita terenyuh kita harus lebih semangat dan juga serius,” kata Edes Susilo, Ketua Gerakan Infak Beras Balikpapan, saat mengisi Talk show IDC Publik di Radio IDC 89,5 FM Balikpapan pada Rabu (06/03/2019).
Gerakan Infak Beras Balikpapan menamai para penggeraknya dengan sebutan Pasukan Amal Soleh (Paskas) dan para pemberi infak disebut dengan orangtua asuh. Sasaran penyaluran Gerakan Infak Beras merupakan anak yatim, Tahfiz atau penghafal Al-Qur’an dan Fisabilillah seperti guru mengaji dan pendakwah yang melakukan perjalanan jauh.
“Kenapa tiga itu? Ustad Lukman pendiri gerakan ini saat mengunjungi pesantren di Pontianak melihat beras disana berkutu, patah dan bau tidak enak. Ustad disana bilang hanya itu saja yang ada dan tidak bisa diganti. Dari situlah tercetus ide Gerakan Infak Beras,” ujar Edes menjelaskan.
Gerakan Infak Beras menawarkan program sedekah murah orangtua asuh dengan menyisihkan Rp. 1000 per hari atau Rp. 25.000 setiap bulan kemudian transfer ke rekening bank resmi Gerakan Infak Beras.
Infak berupa beras, kata Edes, juga diterima dan bisa diantar langsung ke sekretariat di Aboba resto n cafe di Pasar Segar.
“Aboba itu pasar segar nanti pas ambil karcis lurus aja, ada masjid. Sampingnya ada ruangan itu sekretariat kita. Tapi jam nya hanya jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Nanti kami kasih tanda terima juga biar valid,” ujarnya.
Agung Jaya Pratama, Bagian Pemasaran Gerakan infak Beras Balikpapan mengatakan dalam menjaring santri Tahfiz dan pondok pesantren sebagai penerima manfaat program ini pihaknya bekerjasama dengan komunitas Balikpapan Mengaji dan DKM Masjid.  Sedangkan untuk yayasan panti asuhan. Penerima manfaat, komunitas ini bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama.
“Tetapi kami tetap cari info dari teman ke teman misalnya ini ada rumah Quran,” ujar Agung.
Gerakan Infak Beras Balikpapan selain aktif bersosialisasi melalui media sosial Instagram, para Paskas juga turun langsung ke tempat umum seperti car free day di Lapangan Merdeka.
Untuk hotline orangtua asuh bisa menghubungi di nomor WhatsApp 085387933389.
Saat ini, kata Agung, komunitas ini berhasil mendistribusikan beras kepada 15 panti asuhan dan pesantren di Balikpapan.
“Kita pastikan beras ini kami beli pada pengusaha muslim juga. kualitas beras adalah yang terbaik. kalau yang terbaik tidak ada yang terbaik kedua,” katanya.
Berdasarkan data pada Februari beras yang disalurkan mencapai dua ton per bulan, atau meningkat dibanding penyaluran Januari sebesar satu ton.
“Maret ini bismillah kita coba empat ton. Semoga ya izin Alloh, tercapai memenuhi penyaluran 30 panti asuhan dan pesantren binaan,” kata Agung antusias.
Agung juga menekankan Gerakan Infaq Beras merupakan gerakan nasional yang telah berbadan hukum di bawah naungan Yayasan Ashabul Yamin. Seluruh infak yang terkumpul dan yang disalurkan kepada penerima dokumentasinya ditampilkan dalam laman Instagram Gerakan Infak Beras Balikpapan sebagai bentuk transparansi.
“Visi misi kita pengennya supaya adik adik kita, anak-anak kita, anak-anak yatim, penghafal Quran, fisabilillah, mereka bisa mendapatkan beras atau makanan yang layak,” ujarnya. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme