IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Walikota Paparkan Kinerja Pemkot Tahun 2018

IDCFM.NET, Balikpapan—Kawasan prostitusi di Manggar Sari Balikpapan Timur akan menjadi perhatian serius pemerintah kota di tahun 2019. Aktivitas prostitusi di kawasan tersebut kembali terlihat, pasca pemerintah kota menutup lokalisasi KM 17 sejak tahun 2013.

Rizal Effendi- Walikota Balikpapan berujar, penyelesaian kasus Manggar Sari menjadi satu dari sekian program sosial prioritas pemerintah kota. Dalam membenahi ketertiban dan keamanan di kota Balikpapan, pemerintah kota jalin koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan dan Polres Balikpapan.

Masalah sosial lainnya yang menjadi perhatian, lanjut Rizal, adalah pengangguran dan kawasan kumuh. Kata Rizal perhatian ini juga hususnya di kawasan Manggar, Balikpapan Timur.

“Manggar itu jadi perhatian kita karena kalau dilihat angka 2018 pengangguran agak tinggi. Kedepan kita khawatir berpengaruh pada angka kemiskinan dan jadi masalah sosial di Indonesia. Target kita 2019 Manggar Sari ini akan kita selesaikan agar tidak jadi keresahan masyarakat. Karena KM 17 ditutup Manggar berkembang,” ujar Rizal dalam kegiatan paparan akhir tahun di Aula Kantor Walikota Balikpapan pada Kamis (28/12/2018) siang.

Rencana lain yang akan dilakukan pemkot di tahun 2019 adalah pembenahan infrastruktur. Pembenahan diantaranya menguatkan Kawasan Industri Kariangau (KIK) yang sampai saat ini belum tuntas; membenahi fasilitas infrastruktur pasar;  maksimalkan fungsi gedung Klandasan dengan membangun jembatan penyebrangan dan kembangkan potensi wisata kampung peduli inflasi.

“Pasar Klandasan tahun ini bisa diselesaikan hutang perkara satu miliar rupiah dengan sistem konsinyasi. Apakah nanti dibangun ulang dengan APBD atau sharing dengan investor. Sengketa taman Bekapai kemungkinan juga bisa dibayar tahun 2019. Sehingga penggunaan pasar jadi perhatian,” ujarnya.

Joeli Sulistyanto- Kepala Kejari Balikpapan mengatakan pihaknya terus mengawal proses pembebasan lahan yangd dilakukan oleh pemerintah kota. Hal ini guna memudahkan proses konsinyasi antara pemkot dengan ahli waris.

“Kejari bagian dari Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah atau TP4D kita kawal proses pembebasan lahan tersebut,” ujar Joeli.

Sementara itu, Sayid Fadli—Sekretaris Daerah Kota Balikpapan menyampaikan tahun 2018 ini laporan keuangan pemerintah kota menunjukan hasil yang baik. Berbeda dengan tahun 2017, tahun 2018 ini keuangan pemerintah kota tidak mengalami defisit.

“Kali tidak ada defisitnya betul-betul berimbang antara pendapatan dan belanja. Semoga tidak ada masalah. Karena tekanannya pada masalah kota, banjir, pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi kreatif, lingkungan hidup jadi perhatian kita tahun 2019,” ujar Fadli. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme