IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

AA Gym Ceramah di Masjid Istiqamah: Sampaikan Kiat Menghadapi Persoalan Hidup dan Persoalan Pilpres

Aa Gym saat mengisi ceramah di Masjid Istiqamah Pertamina Balikpapan pada Sabtu (08/12/2018). kehadiran Aa Gym ini merupakan rangkaian kegiatan Rahmad Mas’ud Center dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

IDCFM.NET, Balikpapan— Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menjadi magnet ribuan jamaah hadiri maulid nabi di Masjid Istiqamah Pertamina Balikpapan, Balikpapan Kota pada Sabtu (08/11/2018).

Jamaah perempuan yang hadir lebih mendominasi. Aa Gym memang dikenal sebagai da’i yang memilih berceramah seputar kiat menata hati dan kehidupan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan menyenangkan. Sehingga pria kelahiran Bandung 29 Januari 1962 ini digemari oleh ibu-ibu rumah tangga.

“Judul ceramah adalah kiat menghadapi persoalan hidup. Hidup ini mustahil tanpa masalah karena masalah adalah bagian dari karunia Allah kepada kita manusia. Persoalan hidup tidak ada yang bahaya. Yang bahaya adalah cara menyikapi persoalan,” ujarnya saat membuka ceramah.

Terdapat lima kiat dalam menghadapi persoalan hidup. Pertama adalah siap menghadapi yang cocok dan siap menghadapi yang tidak cocok. Aa Gym mengatakan mustahil semua keinginan kita dalam hidup akan terpenuhi dan tercukupi, pasti ada yang tidak terjaga. Ia juga berujar bahwa sakit itu adalah bagian dari karunia banyak orang untuk menjadi lebih baik.

“Ada menjadi sholeh sholehah gara-gara sakit. Apa yang kita inginkan belum tentu baik menurut Allah. Ingat surah Al Baqarah ayat 216,” ujarnya.

Kiat yang kedua, adalah kalau sudah terjadi harus ridho. Tidak boleh mengatakan tidak ridho dan tidak terima ata ssesuatu yang telah terjadi. Ia mengatakan orang bisa mengalami stress itu bukan karena kenyataan, melainkan karena tidak mau menerima kenyataan. Karena pada hakekatnya hidup yangpaling nyaman adalah menerima takdir.

“Just the way you are. Ada yang sakit gigi, saat ke praktik dokter gigi, ternyata dokternya tidak ada jangan bilang coba saya tau dokter tidak ada.. itu sudah takdir harus ridho. Tau gab u bedanya ridho dengan ikhlas?! ikhlas itu kalau beramal sedekah, hilang dompet harus ridho. Itu bedanya. Ikhlas menolong orang, orang berbuat kurang baik ke kita harus ridho,” kata Aa Gym.

Jamaah wanita lebih mendominasi. Penggemar ceramah Aa Gym ini memenuhi masjid sampai dengan pelataran.

Kiat ketiga, jangan mempersulit diri. Aa Gym erpesan agar masalah yang ada untuk tidak dibuat ribet. Misalnya membayangkan hal-hal yang belum tentu ada, namun berangan-angan bahwa itu benar ada.

“Bayangkan mie ayam itu berasal dari amputasi cacing, daging juga dicampur daging tikus, bumbu juga dipake belatung. Semua itu pikiran padahal ga ada makanannya,” ujarnya sembari bergidik geli.

Kiat ke empat adalah evaluasi diri. Jamaah diminta membuka surah Annisa ayat 79 yang mengatakan bahwa segala karunia itu datangnya dari Allah SWT. Keburukan yang jatuh dan menimpa adalah akibat dosa kita sendiri.

“Contoh pak bu, kalau anak kita nakal, evaluasi diri kita. Mana yang membahayakan hidup dosa kita atau dosa tetangga. Kenapa ibu banyak mikirin tetangga. Mana yang membahayakan dosa diri sendiri atau dosa suami. Ibu tidak akan bisa memperbaiki kesalahan suami kalau orangnya belum bisa memperbaiki diri,” katanya lagi.

Kiat kelima adalah cukuplah Allah SWT sebagai penolong kita. Mencintai pasangan hidup terlalu berlebihan membuat Allah SWT “cemburu”. Diibaratkan seorang istri yang ditinggal meninggal oleh suami selama tujuh tahun, sampai saat ini masih bisa menghidupi diri. Ia juga berpesan bahwa tugas utama suami bukan mendidik istri untuk mencintainya, tapi mendidik istri agar mencintai Allah SWT diatas segalanya.

“Tiada daya tiada kekuatan kecuali dengan izin Allah. Barang tidak bisa memberi manfaat dan mudharat tanpa izin Allah kita tidak bisa menjauhi maksiat tanpa pertolongan Allah,” ujar pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid ini.

Dalam tausiyah selama kurang lebih satu jam tersebut, pemilik nama asli Yan Gymnastiar ini ingatkan jamaah untuk menjaga kondusivitas dalam momen pemilihan presiden 2019. Ia mengajak seluruh jamaah untuk berdoa agar pemimpin Indonesia kelak adalah kepala negara yang mempunyai kepedulian dengan umat Islam dan mendapat ridho dari Allah SWT. Jangan sampai berantem dan jangan menuhankan pilpres. Jangan sampai karena pilpres akhlak jadi rusak, akal sehat jadi fitnah dan ukhuwah menjadi rusak.

“Ada apa-apa nanti yang nengok kita tetangga, bukan presiden. Jangan sampai jadi dosa gara-gara Pilpres. Banyak doa, surah Ali Imron ayat 26, supaya Alloh memberikan kepala negara yang terbaik yang punya kepedulian terhadap umat,” ujarnya yang sekaligus menutup ceramahnya dengan doa bersama.

Ceramah Aa Gym juga disiarkan langsung melalui siaran radio IDC 89,5 FM Balikpapan- Penajam Paser Utara dan sekitarnya, dan media sosial Facebook “DKM Istiqamah Balikpapan.” (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme