IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Akseleran Bidik Lender dan Borrower Pelaku UKM Balikpapan

Dari kiri: Alexander J. Syauta- Chief Financial Officer PT Transkon Jaya; Christopher Gultom- Chief Credit Officer & Co-Founder; Rimba Laut, Head of Public & Government Relation Akseleran.

 

IDCFM.NET, BALIKPAPAN – PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) membukukan transaksi pembiayaan dalam satu tahun ini sebesar Rp. 150 miliar. Akseleran yang dibentuk pada dua Oktober 2017 tersebut optimis target pembiayaan Rp. 200 miliar dapat terlampaui pada akhir tahun 2018.
Dari realisasi tersebut, pembiayaan yang disalurkan kepada borrower (peminjam) dari Balikpapan mencapai sekitar Rp. lima miliar rupiah. Adapun nilai investasi yang telah masuk hingga Oktober 2018 mencapai sekitar Rp. 700 juta.
“Akseleran telah menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp150 miliar kepada lebih dari 300 pinjaman (borrower) dengan jumlah pemberi pinjaman (lender) sebanyak 66 ribu. Nilai investasi di Balikpapan ini lebih besar secara keseluruhan dibanding kota lainnya khususnya di Kalimantan Timur,” Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran pada Rabu (31/10/2018).
Selain lebih tinggi di dalam sisi investasi segi pembiayaan Balikpapan juga mendominasi. Kata Cristo-demikian ia disapa, mengatakan setelah Kalimantan Timur, nominal dana yang masuk terbesar berikutnya adalah Kalimantan Utara Rp154 juta, Kalimantan Barat Rp96 juta, Kalimantan Tengah Rp50 juta, dan Kalimantan Selatan Rp45 juta.
“Tingginya jumlah pembiayaan dan investasi di Balikpapan dipengaruhi oleh tingkat pemahaman masyarakat setempat terhadap layanan Peer to Peer Lending (P2P Lending),” ujarnya lagi.
“Untuk Lender rata-rata imbal hasil sebesar 18%-21% per tahun. Saldo tersebut harus diinvestasikan dulu ke pinjaman yang ada di platform Akseleran, sangat mudah karena investasi di Akseleran mulai dari Rp100 ribu,” ujar Cristo menambahkan.
Rimba Laut, Head of Public & Government Relation Akseleran, mengatakan, Akseleran sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Balikpapan. Dengan telah tercatatnya di OJK, Akseleran target pertumbuhan investasi mencapai 20 persen setiap bulan. Sementara untuk peminjam, ditargetkan mencapai angka Rp. Satu triliun hingga akhir tahun 2019. Di Balikpapan sendiri batas minimum peminjaman adalah Rp. 200 dan maksimal Rp. Lima Miliar.
“Akhir tahun 2018 kami target pembiayaan mencapai Rp. 200 miliar dan akhir tahun 2019 bisa mencapai Rp. Satu triliun. Kami optimis karena Akseleran bisa diakses selain melalui website resmi, juga bisa diunduh dari aplikasi play store dan App Store. Sehingga memudahkan masyarakat dan pelaku UKM,” kata Rimba.
Akseleran telah mendapatkan kepercayaan dari pelaku usaha di Balikpapan, salah satunya adalah PT Transkon Jaya.
Alexander J. Syauta, Chief Financial Officer PT Transkon Jaya mengatakan hanya butuh proses satu bulan, permohonan pinjaman telah disetujui oleh Akseleran.
“Kami berkenalan dengan Akseleran pada April 2018 dan kami sangat mengapresiasi. Kalau di bank bisa sampai enam bulan prosesnya dan jaminan harus besar. Di Akseleran ini tidak demikian,” ujar Alex.
Pertama kali, PT Transkon Jaya memperoleh pembiayaan dari Akseleran sebesar Rp. 200 juta dan sampai sekarang terus berlangsung hingga secara kumulatif pinjaman sudah mencapai sekitar Rp. lima miliar.
‘Kami ini hanya perusahaan perseroan tambang kendaraan empat kali empat. Akseleran ini hanya meminta kami jaminkan surat kontrak saja tanpa harus menjaminkan rumah kendaraan dan sebagainya,” ujar Alex. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme