IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Tersulut Aksi Bakar Bendera Tauhid, Ormas di Balikpapan Gelar Aksi Cinta Islam

gabungan ormas Islam dan Ormas Kedaerahan mantapkan persiapan menuju aksi “Cinta Islam” yang akan digelar pada Sabtu (27/10/2019)

 

IDCFM.NET, Balikpapan—Aliansi Masyarakat Muslim Balikpapan mengajak masyarakat muslim dan ormas kedaerahan di Balikpapan mengukuti aksi damai “Cinta Islam” yang akan dilaksanakan pada Sabtu (27/10/2018) pagi. Aksi damai “Cinta Islam “ ini rencananya dimulai pada jam sembilan pagi dengan titik kumpul halaman Bank Bukopin Balikpapan Permai.

“Dari Balikpapan Permai kita longmarch dan titik akhir adalah Polres Balikpapan. Disana kita akan menyampaikan pernyataan sikap atas kasus pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum Banser di Garut,” ujar Fajar Sidik-Ketua Aliansi Masyarakat Muslim pada Rabu (24/10/2018).

Fajar mengaku sempat mendapat tekanan dari sejumlah pihak agar membatalkan rencana aksi tersebut. Ada kekhawatiran aksi tersebut akan disusupi oleh oknum tertentu yang pada akhirnya menimbulkan kerusuhan dan membuat kota menjadi tidak kondusif. Apalagi peserta aksi ditargetkan mencapai 1000 orang.

“Saya ditelepon supaya dibatalkan. Alasan nanti disusupi kita, kami yakin tidak. Kita punya hak. Kami sudah telpon , to be or not to be Sabtu tetap jalan terus. Beberapa kali kita mengalah. Contoh pelecehan Islam di Surabaya, kita masih diam. Kalau  kasus ini diminta selesaikan duduk bersama enggak bisa seperti itu,” ujarnya lagi.

Habib Umar Al Qodrie -Ketua Front Pembela Islam (FPI) kota Balikpapan mengatakan dalam aksi “Cinta Islam” tersebut terdapat enam poin pernyataan sikap yang dibacakan.

Salahsatu poin adalah meminta aparat kepolisian menjalankan fungsinya sebagai penegak hukum dan pelindung masyarakat sekaligus bertanggung jawab menjaga kondusifitas negara. Pihaknya meminta aparat untuk menangkap pelaku pembakaran dengan menerapkan hukuman seberat beratnya sesuai undang-undang yang berlaku di negara ini.

“Peristiwa tersebut terjadi di negara yang mayoritas warganya adalah Islam. Pembakaran bertuliskan lafadz Tauhid ini sangat melecehkan dan melukai hati umat Islam diseluruh dunia,” ujar Habib Umar.

Dalam aksinya nanti, pihaknya juga akan menyerukan pada pengurus PBNU untuk memberikan teguran dan sangsi tegas pada Banser yang selama ini sering kali melakukan tindakan tindakan yang memancing kemarahan sebagian besar umat Islam di Indonesia. Pihaknya juga meminta Banser untuk segera minta maaf pada umat Islam karena perlakuan dan penistaan yang dilakukan anggotanya dengan membakar Panji Rasulullah SAW dan menimbulkan kemarahan umat Islam.

“Pengharapan kami agar masyarakat tetap jaga kondusivitas di Indonesia umumnya dan khususnya kota Balikpapan sebagai kota beriman,” katanya.

Aksi ini diikuti oleh sebagian Ormas Islam yang ada di Balikpapan diantaranya Persaudaraan Muslim Aswaja, Aliansi Masyarakat Muslim Balikpapan, Front Pembela Islam HMPI Balikpapan, Aliansi Nasional Anti Syiah Indonesia dan Persaudaraan Alumni 212.

Ormas kedaerahan yang juga dipastikan mengikuti aksi ini diantaranya Baladika Mulawarman Balikpapan, Laskar Pangeran Antasari Balikpapan, DPD B571TMP Balikpapan, , DPC Gepak Pemuda Balikpapan, Annas, Jundulloh dan Lembaga Adat Kutai Balikpapan.

Untuk Ormas Islam diharapkan mengenakan pakaian serba putih untuk laki-laki dan pakaian berwarna untuk perempuan. Untuk Ormas kedaerahan diharapkan menggunakan atribut ormas masing-masing. (Imy)

Updated: October 26, 2018 — 7:33 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme