IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Hari Santri Nasional: Balikpapan Masuk MURI Menulis Pancasila Dengan Arab Pegon

Suasana ketika peserta upacara menulis teks Pancasila dengan Arab Pegon

 

IDCFM.NET, Balikpapan—Upacara parade hari Santri Nasional di Lapangan Merdeka, Balikpapan pada Senin (22/10/2018) pagi diikuti ribuan peserta dari kalangan santri dan organisasi keislaman.

Upacara Hari Santri Nasional dipimpin langsung oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi. Selain pembacaan teks pembukaan UUD 1945 dalam upacara tersebut juga ikrar santri dan resolusi jihad NU.

Selain diisi dengan hiburan berupa gerak dan atraksi pagar nusa, hari santri kali ini dilakukan aksi menulis Pancasila dengan huruf  Hijaiyah atau huruf Arab oleh seluruh peserta upacara dan para undangan.

Lembaran kertas dibagikan kepada seluruh peserta yang hadir saat upacara telah usai. Dalam lembaran kertas tersebut terdapat contoh teks Pancasila dengan aksara Arab Pegon, yang terdapat pada Piagam Deklarasi Munas Alim Ulama tahun 1983 di Situbondo.

“Biasa kan sesuatu yang luar biasa diajak menulis arab tentang Pancasila. Ini sebagai komitmen umat islam pertahankan pancasila dan latihan kembali menulis arab,” ujar Walikota Rizal Effendi kepada wartawan disela kegiatan.

Walikota Rizal mengatakan, pendidikan melalui pesantren menjadi salahsatu cara terbaik di Indonesia. Sejumlah nama ulama-ulama besar umat Islam juga berperan terhadap perolehan kemerdekaan negara Indonesia.

“Saya kira ini baik bagi kita umat islam dan bangsa Indonesia,” ujarnya lagi

Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren se-Balikpapan Habib Mahdar Abu Bakar Al-Qadri, MA mengatakan, Dengan rekor MURI menulis Pancasila dengan Arab Pegon, menandakan bahwa semua santri mengetahui memahami mempelajari tentang Pancasila.

“Pancasila ini untuk mempersatukan bangsa karena mereka santri-santri ini adalah kader kader penerus bangsa,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Khaeraat Lil Muhibbin ini menambahkan..

Pencapaian jumlah peserta yang mengikuti ajang ini jauh melampaui target. Habib Mahdar berujar, awalnya pihaknya hanya targetkan sekitar 4000 peserta. Namun dari hasil perhitungan, peserta yang mengikuti kompetisi ini mencapai sekitar 7000 orang lebih.

“Awalnya kita hanya target 4000 orang yang menulis. Tetapi ada juga peserta yang menulis dari rumah dan dikirim melalui media sosial. Jika ditambah dengan peserta yang hadir ini, mencapai 7000 lebih,” kata Habib Mahdar.

Kata Habib Mahdar menjelaskan, mengakui Pancasila, merupakan salahsatu syarat suatu memperoleh izin operasional suatu pondok pesantren.

“Pancasila ini adalah falsafah negara kita,” ujarnya.

Di Balikpapan, dari 30 lebih pondok pesantren yang beroperasi, masih terdapat enam yang belum berizin. Namun ia menapik jika pengelola pesantren adalah anti pancasila. Hal ini dilatarbelakangi panjangnya rantai perizinan yang harus dilewati secara bertahap.

“Karena beberapa hal harus penuhi syarat seperti surat kelurahan, izin domisili. Kemudian ada santrinya, harus ada kiai nya, ada musala atau masjid. Itu syaratnya. Kemudian harus ada penelitian dari depag, kementrian agama dan forum untuk melihat memenuhi syarat atau tidak,” ujarnya.

Menariknya, dalam ajang penulisan yang berlangsungs elama kurang lebih 10 menit ini, panitia memilih 99 peserta dengan tulisan Arab terbaik. Masing-masing pemenang mendapatkan voucer belanja senilai Rp.100.000.

“Makanya di dalam lembaran itu diminta menulis nama dan nomor HP. Nanti hadiahnya dikirim via online,” ujarnya lagi.

Usai upacara peringatan hari Santri Nasional, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan hibah kepada empat pondok pesantren yaitu Ponpes Nurul Qoirot Lil Muhibbin Balikpapan sebesar Rp. 150.000.000; Ponpes Al-Muttaqin Rp. 150.000.000; Ponpes Asy Syifa Balikpapan Rp. 25.000.000 dan Ponpes Jami’atul Islamiyyah Balikpapan sebesar Rp. 2.000.000.

Selain itu dilakukan pula penyerahan piagam penghargaan kepada juara santri dan pemenang sepakbola Liga Santri Nusantara Tahun 2018. (Imy)

Updated: October 22, 2018 — 9:35 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme