IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Tim MR Buka Posko Imunisasi di Fasilitas Publik

IDCFM.NET, Balikpapan—Walikota Balikpapan Rizal Effendi instruksikan agar Tim Measles Rubella (MR) Kota Balikpapan membuka posko yang melayani imunisasi di fasilitas umum. Dengan dibukanya posko imunisasi MR difasilitas umum ini diharapkan memudahkan kegiatan vaksinasi dan terealisasi sesuai target.

Cucu Walikota Rizal Effendi saat vaksinasi MR di Aula Rumah Jabatan Walikota pada Selasa (09/10/2018)

“Tambahkan posko pelayanan dalam even yang banyak masyarakatnya. Seperti di car free day, tempat pertemuan, mungkin juga di mall agar mudah,” kata Rizal.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan RI, nomor  SR.02.06/Menkes/574/2018, pelaksanaan imunisasi MR diperpanjang hingga 31 Oktober 2018. Dengan diperpanjangnya masa pelaksanaan, pemerintah kota berupaya agar target 95 persen imunisasi MR bisa terealisasi.

“Pasca perpanjangan masa pemberian imunisasi ini, mudah-mudahan bisa mencapai target. 70 % nya adalah usia anak sekolah yang menjadi target,” katanya.

Berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, hingga Sabtu (06/10/2018) jumlah cakupan imunisasi MR di Balikpapan baru mencapai 47,23% dari target 156.336 anak usia sembilan bulan sampaid engan 15 tahun. Salahsatu alasan diperpanjangnya masa pemberian imunisasi MR, salahsatunya karena masih ada kabupaten kota di Indonesia yang rendah realsiasi vaksinasinya.

Dengan dibukanya posko yang melayani imunisasi MR, kata Rizal, ia berharap Balikpapan mampu mencapai target 95 persen tersebut. Untuk mencapai kekebalan kelompok (Herd Immunity) yang melindungi dari penularan campak dan rubella, 95 persen dari anak usia sasaran harus mendapatkan kekebalan melalui imunisasi MR.

“Kalau masih nolak didoakan semoga karena untuk kepentingan bersama bukan orang lain. Karena kalau nanti MR sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa, mau tidak mau semua harus di vaksin,” kata Rizal.

Dr Esther Vonny K, MMR- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Balikpapan mengatakan saat ini telah terjadi peningkatan jumlah kasus Penyakit Campak dan Rubella di Kota Balikpapan yang mencapai lebih dari 100 %. Berdasarkan data dari Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, pada tahun 2016 terdapat 26 kasus campak dan Rubella di Kota Balikpapan.

“Sedangkan pada tahun 2017 kasus campak dan Rubella di Balikpapan meningkat tajam menjadi 127 kasus,” kata dr. Vonny.

Terkait dengan hal tersebut, maka Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mengimbau agar warga Balikpapan segera membawa anaknya yang masuk dalam kategori usia 9 bulan sampai  dengan 15 tahun untuk mendapat layanan imunisasi MR di sekolah atau puskesmas.

“Bila ada anak yang belum mendapatkan imunisasi di sekolah, maka segera mengikuti  imunisasi di Puskesmas Balikpapan sesuai dengan jadwal imunisasi MR di masing-masing Puskesmas,” ujarnya. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme