IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

Pemkot Balikpapan Buka Posko Peduli Gempa Donggala

IDCFM.NET, Balikpapan—Sebagai daerah yang ditunjuk sebagai pusat evakuasi korban gempa Donggala, Pemerintah Kota Balikpapan membuka posko peduli. Posko ini berada di pelataran parkir kantor Walikota dan buka selama 24 jam dan masyarakat bisa

Asisten Satu Sekdakot Balikpapan Syaiful Bahri

menyumbangkan barang, makanan dan minuman serta uang untuk membantu para korban gempa.

“Posko mulai kami buka besok. Mengikuti seruan tanggap darurat Sulawesi Tengah, posko dibuka sampai 12 Oktober. Nanti disesuaikan lagi perkembangannya,” ujar Asisten Satu Sekdakot Balikpapan Syaiful Bahri saat jumpa pers pada Senin (01/10/2018) sore.

Selain membuka posko peduli gempa Donggala, pemerintah kota bersama pihak terkait siapkan tiga titik lokasi yang bisa dijadikan pengungsian bagi pengungsi korban gempa yang memilih kota Balikpapan untuk tinggal sementara. Tiga titik lokasi berada di Dondik, SPN dan embarkasi haji. Tiga rumah sakit rujukan juga dinyatakan siap menampung pasien korban gempa.

“Tiga rumah sakit ditunjuk untuk menampung pasien dari palu dan donggala yaitu rumah sakit bayangkara, rumah sakit tentara dan rumah sakit kanujoso. Namun kita juga akan koordinasi dengan gubernur kaltim apakah bisa di arahkan ke rumah sakit daerah lainnya di Kaltim,” kata Syaiful.

Syaiful sendiri ditunjuk sebagai ketua Posko Peduli Gempa Donggala. Sumbangan barang dan makanan dari masyarakat selanjutnya diangkut menggunakan pesawat hercules milik TNI AU. Ia berujar, dalam satu hari hercules memiliki jadwal terbang Balikpapan- Palu sebanyak tiga kali. Untuk mengangut penumpang keluarga korban yang ingin ke lokasi gempa, ataupun mengangkut korban gempa yang ingin menungsi di Balikpapan.

“Satu hari itu hercules tiga kali bolak balik. Sekali jalan mengangkut 300 orang dan 500 ton perbekalan. Semua barang yang disumbangkan melalui posko pemkot, diberangkatkan melalui hercules agar cepat sampai. Kalau melalui jalur laut bisa 12 jam perjalanan,” ujarnya.

Kendati posko hanya dibuka selama 12 hari, kata Syaiful, rekening donasi korban gempa Donggala masih dibuka hingga tiga bulan kedepan.

“Kalau sumbangan berupa uang dibuka selama tiga bulan. Karena kalau sumbangan kapanpun bisa dimanfaatkan mungkin bangun puskesmas, klinik kesehatan disana,” katanya.

Selain lakukan aksi tanggap, Balikpapan juga mengirimkan tenaga medis untuk membantu tim medis di lokasi gempa dalam mengobati pasien. Direncanakan akan ada 26 tim yang diturunkan secara bergantian.

“Satu tim ada 28 orang. Tetapi yang ahli bedah tidak kita kirim karena sulit peralatan dan tempat. Rumah sakit belum bisa dimanfaatkan disana. Malam ini tim pertama kita turunkan, besok kita kirim lagi 28 orang,” ujarnya. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme