IDCFM.NET

Portal Berita Online Radio IDC 89.5 FM

PHM Tambah Produksi Migas di Lapangan Handil

Lapangan Handil

IDCFM, Balikpapan – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatat Lapangan Handil berhasil menambah produksi minyak sebesar 1.057 barel per hari (BOPD).
Produksi gas dari sumur H-L-174 mencapai 2,6 MMscfd per hari. Angka produksi dari sumur yang baru berproduksi pada 21 September 2018 ini jauh lebih tinggi dari perkiraan awal sebesar 598 BOPD.
“Penambahan produksi di Lapangan Handil yang telah mature ini tercapai berkat upaya optimisasi oleh PHM selaku operator,” ujar Sunaryanto, Executive Vice President, yang mengepalai kegiatan operasi di WK Mahakam di Balikpapan pada Rabu, (26/09/2018).
Sunaryanto mengatakan, Pengeboran sumur H-L-174 menggunakan Rig Yani yang memang didesain untuk dioperasikan di kawasan delta. Dengan demikian sumur yang masuk dalam Wilayah Kerja Mahakam (WK) ini, bersama-sama beberapa sumur baru lainnya, memberikan kontribusi positif untuk menaikkan produksi minyak.
“Secara keseluruhan per 23 September lalu, produksi minyak lapangan Handil mencapai 18.207 BOPD dan produksi gasnya 11,5 MMscfd,” ujarnya.
Handil adalah salah satu lapangan minyak di WK Mahakam, dan telah berproduksi sejak Juli 1975. Di lapangan ini terdapat 107 sumur hidrokarbon aktif, 4 sumur water producer, dan 13  sumur water injector.
Pada awal produksi minyak dan gas (Migas) di Lapangan Handil, semua berlangsung secara alamiah (natural flow) tanpa alat bantu. Seiring dengan usianya yang semakin tua, tekanan reservoir pun melemah. Sehingga untuk mempertahankan produksi minyak dan gas, sebagian besar sumur tua di lapangan ini harus dibantu menggunakan teknologi injeksi air.
“Teknologi injeksi air dimulai sejak 1978 dan injeksi gas sejak 1995 ke dalam reservoir, dan pengangkatan buatan (artificial lift) dengan menggunakan gas lift dan electrical submersible pump,” ujarnya.
Luas Lapangan Handil sekitar 40 km2 dengan cadangan minyak terletak di zona utama yang berada pada kedalaman antara 1.500 – 2.700 meter di bawah permukaan tanah.
“Produksi kumulatifnya selama lebih 40 tahun mencapai lebih dari 900 juta barel. Termasuk kondensat dan lebih dari 1,879 Tcf gas alam,” kata Sunaryanto. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio IDCFM © 2018 Frontier Theme