TPID Wacanakan Tanggung Biaya Retribusi Panganan

Balikpapan--Pemimpin Kantor Bank Indonesia, Mawardi Ritonga, menghimbau masyarakat untuk menjaga pola konsumsi selama Ramadhan.
Menurut Mawardi, sudah menjadi trend setiap bulan ramadhan, inflasi mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut dipicu oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat yang akhirnya berdampak pula kenaikan harga. Tingginya pola konsumsi ini juga disebabkan aspek produksi dan distribusi belum seimbang.
Sehingga ia meminta agar masyarakat lakukan motif konsumsi sesuai dengan kemampuan dan seperlunya saja.

Mawardi-Ritonga

Pemimpin KBI Balikpapan, Mawardi Ritonga

Disisi lain, lanjut Mawardi, pihaknya juga meminta agar para distributor tidak lakukan hal-hal yang bertujuan spekulatif, agar mampu menekan laju inflasi saat Ramadhan dan Lebaran.
“Kami himbau masyarakat dalam hadapi hari besar ini jangan melakukan ¬†permintaan yang emosional. Supaya tetap terjadi keseimbangan penawaran,”¬†ujar Mawardi kepada IDCFM.
Mawardi juga menyampaikan di balikpapan sendiri telah terbentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Dalam TPID terdapat 20 anggota, yang didalamnya mencakup instansi pemerintah kota, Bank Indonesia, Bulog, Syahbandar dan Pelabuhan.
Mawardi mengaku untuk menekan gejolak harga , khususnya kebutuhan pokok di pasaran, TPID Balikpapan mewacanakan untuk membiayai retribusi pasokan panganan dari luar daerah. Yang mana biaya retribusi tersebut akan dikeluarkan pada musim tertentu seperti Ramadhan, Lebaran dan Tahun Ajaran Baru dan Pergantian Tahun. Sehingga tidak ada lagi alasan dari distributor menaikan harga jual, karena biaya retribusi telah ditanggung oleh pemerintah setempat. Beberapa daerah lain, lanjutnya, seperti SulSel sudah melakukan hal tersebut.
“Di SulSel gubernurnya sudah kumpulkan distributor jauh jauh hari. Kalau ada distributor yang naikkan harga, diancam akan ditutup distribusinya,” tuturnya.
Meski demikian TPID Balikpapan masih melakukan koordinasi, khususnya dari mana sumber dana retribusi tersebut. Mengingat TPID sendiri berasal dari berbagai instansi yang ada.(*)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini