Total Habis Kontrak, KPS Jangan Sampai Tutup

sekolah kps

Balikpapan (idcfm.net)—Walikota Balikpapan Rizal Effendi berharap PT Total E & P Indonesie hibahkan aset yang dimiliki, setelah habis masa kontraknya di Indonesia pada akhir Desember 2017.

“Kita minta ada beberapa aset yang bisa dihibahkan. Secara umum mereka bilang agak ya. Karena kalau aset seperti fisik bangunan karena itu lahan pertamina dikembalikan ke pertamina,” ujar Rizal.

Salah satu aset yang walikota Rizal harap untuk di hibahkan adalah sekolah TK SD dan SMP KPS yang berada di Kecamatan Balikpapan Kota. Sekolah Kontraktor Production Sharing (KPS) adalah gabungan antara Total E 7 P Indonesie, Chevron  dan Vico. KPS selama ini memiliki rekor pendidikan yang baik sehingga sayang jika harus ditutup mengiringi berakhirnya masa kontrak perusahaan asal Perancis itu.

Mengingat Sekolah KPS berdiri diatas tanah milik Pertamina, walikota Rizal mengusulkan agar diserahkan kepada Yayasan Patra Dharma. Yayasan pendidikan milik pertamina ini menaungi sekolah jenjang TK hingga SMA yang terbagi dalam beberapa ranting. Beberapa ranting sekolah ada yang berdampingan dengan KPS. Dengan demikian, pengalihan yayasan nantinya tidak terlalu sulit.

“Kan ada sekolah yang berbasis asing di Total sudah ditutup. KPS ini jangan lah sampai tutup. Itu penting untuk daya tampung. Apalagi prestasi sekolah ini juga cukup baik,” tambahnya.

Selain aset KPS, walikota Rizal juga meminta agar UKM binaan total seperti pengrajin batik, daur ulang dan penyandang difabel juga dilanjutkan oleh pertamina. adapun tanggapan dari pihak Total, menurut Rizal, akan dicermati kembali peralatan apa yang bisa dihibahkan kepada pemerintah kota.(Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini