#BPS Kota Balikpapan

Satunan Kecelakaan Lalu Lintas Naik 100 Persen

Jpeg

Balikpapan – PT Jasa Raharja (Persero) akan menaikan besaran santunan kepada korbankecelakaan penumpang angkutan umum dan korban kecelakaanlalu lintas sebesar 100 %. Kepala Sub Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Kalimantan Timur Bobby Nelwan mengatakan, kebijakan kenaikan santunan ini akan diberlakukan secara efektif mulai 1 Juli mendatang, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan atau PMK Nomor 15 Tahun 2017 tentang Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan

Balikpapan Deflasi -0,26 Persen Pada Februari 2017

GEDUNG bps bALIKPAPAN

Balikpapan (idcfm.net)–  Kota Balikpapan pada bulan Februari 2017 mengalami deflasi sebesar -0,26 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan, kelompok bahan makanan menjadi satu-satunya kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi, yaitu -2,74 persen. Jika dirincikan, sub kelompok dengan deflasi tertinggi adalah daging dan hasil-hasilnya -11,89 persen, ikan segar -7,32 persen dan sayur-sayuran -3,79 persen. Kepala BPS Kota Balikpapan Nur Wahid mengatakan, pada regional

Bahan Makanan Sumbang Inflasi Tertinggi

GEDUNG bps bALIKPAPAN

  Balikpapan (idcfm.net)—Kelompok Bahan Makanan pada Desember 2016 di Kota Balikpapan mengalami kenaikan indeks harga atau inflasi tertinggi 2,76 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan, kelompok ini memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,5675 persen dengan komoditi penyumbang terbesar adalah daging ayam ras, ikan layang/ benggol, jagung manis, kelapa dan ikan tongkol/ambu-ambu. “Subkelompok daging dan hasil-hasilnya, subkelompok ikan segar,

Tarif Pulsa Penyumbang Inflasi Tertinggi

GEDUNG bps bALIKPAPAN

  Balikpapan (idcfm.net)—Kota Balikpapan pada September 2016 mengalami inflasi tertinggi di region Kalimantan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan, Inflasi di Kota minyak pada September 2016 sebesar 0,21, paling tinggi dari sembilan kota di Kalimantan yang dipantau inflasinya oleh BPS. “Tertinggi kedua Kota Palangkaraya dan Banjarmasin yang sama-sama mengalami inflasi sebesar 0,11 persen. Secara nasional inflasi Balikpapan masih lebih rendah dibanding rata-rata

Meski Terkendali, Inflasi Ramadan Kota Balikpapan Tertinggi

GEDUNG bps bALIKPAPAN

Balikpapan (idcfm.net)—Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan melaporkan pada Juni 2016 yang bertepatan dengan momen Ramadan 1437 Hijriah, Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan mengalami kenaikan indeks harga tertinggi yaitu sebesar 5,38 persen. Kelompok ini memberikan andil terhadap inflasi di Juni 2016 sebesar 0,95 %. Kepala BPS Kota Balikpapan Nur Wahid, merincikan pada kelompok ini, penyubang inflasi tertinggi terdapat pada komoditi Transport 8,11%, menyusul komunikasi

April 2016, Deflasi Kota Balikpapan Peringkat Tiga

inflasi

  Balikpapan (idcfm.net)— Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau memberikan andil terbesar, yakni 0,1087 persen terhadap inflasi di Kota Balikpapan pada bulan April 2016. Pada April 2016, kelompok tersebut mengalami inflasi tertinggi 0,59 persen, yang disumbang oleh Subkelompok makanan jadi dan subkelompok tembakau, berupa Pizza, Ikan Bakar dan rokok kretek. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan Nur Wahid, mengatakan, Kota Balikpapan pada bulan April 2016

Sensus Ekonomi Dimulai, Walikota Menjadi Responden Pertama

sensus

  Balikpapan (idcfm.net)— Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan melakukan launcing pencacahan perdana kepada rumah tangga Walikota Balikpapan H. Rizal Efendi di kediamannya di rumah jabatan. Dalam pencacahan tersebut BPS menerjunkan tim pencacah yang dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kota Balikpapan Nur Wahid, didampingi Ariyanti Cahyaningsih (Kasi Statistik Distribusi sekaligus penanggungjawab kegiatan Sensus Ekonomi untuk wilayah Kota Balikpapan). “Ariyanti ini sebagai

Kepala BPS Ungkap Penghambat Sensus Ekonomi

SENSUS EKONOMI FOTO

  Balikpapan (idcfm.net)—Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan Ir. Nur Wahid ungkapkan, pendataan sensus ekonomi kerap mengalami kendala. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan Sensus Ekonomi 2006, salahsatu penghambat kegiatan sensus adalah sulitnya mendata organisasi profesi. Selain itu, perusahaan berbentuk lembaga keuangan, menurut Nur Wahid cenderung tertutup dalam melaporkan data omzetnya. “Kalau jumlah dan usaha dapat semua. Tapi yang menghambat misalnya kegiatan

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini