PLTU Teluk Balikpapan Ujicoba Tahap Akhir

PLTU TELUK BALIKPAPAN

 

Balikpapan (idcfm.net)–PT PLN Wilayah Kaltimra melakukan tes pelepasan beban yang dijalani PLTU Teluk Balikpapan unit satu pada Kamis 28 April 2016. Tes pelepasan dilakukan selama dua jam mulai pukul 22.00-00.00 WITA, PLTU Balikpapan unit 1 akan beroperasi penuh dengan daya 110 MW. Kemudian, akan dilakukan simulasi gangguan yang mungkin terjadi sehingga menyebabkan pembangkit ini harus terlepas dari sistem.

“Dari simulasi gangguan ini akan diketahui bagaimana pembangkit ini mampu beroperasi dan bagaimana proses penormalan PLTU saat terjadi gangguan, apakah bisa segera masuk pasca terjadi pelepasan beban atau harus menunggu PLTU untuk start-up mesin,” terang Humas PT PLN Wilayah Kaltimra, Rakhmi Prima Devy.

Devy menjelaskan, layaknya sebuah pembangkit baru, maka sebelum resmi beroperasi, PLTU Teluk Balikpapan harus menjalani serangkaian commissioning testCommissioning test merupakan pengujian yang harus dilakukan pada setiap unit mesin baru untuk menguji tingkat keandalan dan efisiensi pembangkit dalam melayani kebutuhan daya untuk sistem kelistrikan.

Jika tes ini berhasil, selanjutnya dilakukan uji keandalan performa PLTU Teluk Balikpapan, yakni Performance Test dan Reability Run Test. Tahapan tersebut merupakan tes tahap akhir untuk menguji keandalan PLTU Teluk Balikpapan unit 1. Selama 4 hari berturut-turut PLTU Teluk Balikpapan akan dioperasikan penuh dengan daya 110 MW untuk diuji kemampuannya dalam menyuplai energi listrik ke Sistem Mahakam dan uji kehandalan selama 30 hari non stop.

“Apabila serangkaian commissioning test telah berhasil dilakukan dengan sempurna, maka PLTU Teluk Balikpapan akan mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan selanjutnya dinyatakan siap untuk Commercial Operation Date (COD) pada akhir Juni mendatang,” ujarnya.

Devy menambahkan, beroperasinya PLTU Teluk Balikpapan merupakan upaya PLN untuk meningkatkan pasokan listrik di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Sistem Mahakam. Saat ini dengan daya mampu Sistem Mahakam sebesar 422 MW dan beban puncak mencapai 401 MW, kondisi kelistrikan Sistem Mahakam belum dapat dikatakan aman.

“Apabila PLTU Teluk Balikpapan telah beroperasi sepenuhnya, maka sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dipastikan memiliki cadangan daya yang cukup,” imbuhnya. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini