Pertamina RU V Menuju ISRS Level 6

6-ru5-penghargaan-menakertrans

Dari Kiri: GM Pertamina RU V Balikpapan Eman S. Arif dan Manager HSE RU V Tjahjo Widojoko, saat terima penghargaan dari menakertrans. (Foto: Dok. Pertamina)

 

Balikpapan (idcfm.net)—Pertamina RU V Balikpapan tahun ini target rating International Sustainability Rating System (ISRS) pada level 6 dari level peringkat tertinggi yakni 8. Saat ini untuk penghargaan ISRS tersebut RU V Balikpapan berada dilevel 5 pada assessment pertama di tahun 2014 lalu.

ISRS ini suatu system yang digunakan oleh dunia industri. Dan Alhamdulillah RU V mungkin satu-satunya perusahaan yang mendapatkan sertifikat di level 5. Ini cakupannya internasional,” kata Manager HSE Pertamina RU V Balikpapan, Tjahjo Widojoko, kepada IDC FM pada Jumat (12/02).

Tjahjo mengutarakan. Selama ini pihaknya telah menjalankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan baik. Terbukti sejak tahun 2011 hingga tahun 2015, RU V Balikpapan rutin terima penghargaan dari aspek keselamatan kerja baik dari tingkat kota hingga internasional. Untuk menuju rating pada level 6, kata Tjahjo, tahun ini pihaknya akan implementasikan tiga hal. Yang pertama adalah memaksimalkan SMK3; kedua,faktor Leader Ship mulai dari pucuk pimpinan sampai level manajemen dan ketiga peran partisipasi aktif seluruh pekerja baik pekerja pertamina dan mitra kerja pertamina.

“Harus aktif. Tanpa ketiga unsur ini, kita tidak dapat target implementasi K3 ini,” tandasnya.

Tjahjo mengungkapkan, sepanjang 2015 pihaknya telah menindak sejumlah pelanggaran yang terjadi dilingkungan kerja RU V Balikapan. Tindakan peringatan itu diberlakukan kepada pekerja pertamina, termasuk juga mitra kerja pertamina. Ia mencontohkan, pihaknya pernah mendapati mitra yang masuk ke daerah kilang dengan mengantongi korek dan rokok. Ada juga yang tidak membuka kaca jendela mobil, langgar rambu stop serta tanpa safety belt.

“Mendasar sekali. Itu kita berikan sangsi peringatan, cabut bet visitor, sampai dikeluarkan dari pertamina. Kita terapkan implementasinya bagaimana trending kepatuhan ini tinggi,”tuturnya.

Untuk menyeimbangkan langkah tindakan kepada pelaku pelanggaran dalam SMK3, setiap tahun, pihaknya memberi penghargaan The Best HSE dalam 5 kategori. Hal ini juga sebagai bagian dari mengimplementasikan SMK 3 sesuai PP Nomor 50 tahun 2014.

“RU V tahun 2015 meraih penghargaan sebanyak nihil kecelakaan kerja 39,5 juta jam kerja. Tahun ini kita tingkatkan level ISRS dsampai di level 7 tahun 2017. Itu sudah benar-benar standar world class company,” tandasnya. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini