Pengembang “Nakal” Siap-siap Diperkarakan

tantinBalikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan menempuh jalur hukum terhadap pengembang perumahan yang terbukti melanggar aturan perijinan pembukaan lahan.

Hal ini disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Balikpapan Sri Sutantinah usai menghadiri rapat tindaklanjut penanganan banjir di Kantor Walikota Balikpapan, Rabu (7/6).

“Kami sudah melakukan sosialisasi ke pengembang, ada beberapa yang sudah mulai memenuhi membangun bozem, namun ada juga yang tidak melakukan apa-apa,” kata Tantin.

Menurut Tantin, ada 3 kebijakan yang akan diberlakukan, untuk pengembangan yang masih dalam proses pematangan lahan akan ditahan perijinannya, sedangkan yang sudah melakukan pembangunan akan ditahan penertiban imbnya. Sementara bagi pengembang yang melakukan pembiaran akan diperkarakan secara hukum.

Kebijakan ini diberlakukan setelah Pemerintah Kota melakukan kajian sedikitnya terhadap 7 lokasi pengembang, yang diduga melanggar perijinanan dengan tidak membangun bozem di sekitar kawasan pengembangan.

Tantin menambahkan, berdasarkan catatan Pemerintah Kota Balikpapan, dari 100 lebih lokasi pengembang perumahan di Balikpapan, sekitar 30 persen diantaranya berada di sekitar daerah aliran sungai ampal.

Hal ini menjadi penyebab utama masalah banjir, yang terus meningkat .

(muhammad maulana)      

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini