Penerimaan Pajak Konstruksi disoroti

gedung pajak

ist.

Balikpapan–Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Kalimantan Timur (Kanwil DJP Kaltim) melaporkan penerimaan pajak hingga 14 Juli 2014, sebesar Rp.7,552 Triliun. Angka ini menjangkau 40,22 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 18,77 Triliun.
Kepala Kanwil DJP Kaltim Muhammad Isnaini menjelaskan, secara year on year atau bila dibanding pada periode yang sama ditahun 2013, terjadi pertumbuhan sebesar 6,40 persen. Namun tingkat pertumbuhan penerimaan Kanwil DJP Kaltim masih lebih rendah daripada pertumbuhan penerimaan pajak nasionL yang sudah mencapai 9,27 persen.
“Sektor sektor yang mendominasi penerimaan pajak Kanwil DJP Kaltim terbanyak di pertambangan dan penggalian, perdagangan besar dan eceran, konstruksi, industri pengolahan dan transportasi dan pergudangan” papar Isnaini dalam acara buka bersama wartawan di Kanwil DJP Kaltim, Kamis (18/7).
Lebih jauh Isnaini menyebutkan, dari sejumlah sektor yang mendominasi, penerimaan pajak pada konstruksi menjadi sorotan. Ia menyatakan, kontribusi penerimaan pajak di sektor konstruksi menunjukan penurunan sekitar 7,05 persen.  Sehingga diharapkan perlu peningkatan kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Salah satu cara untuk meningkatkan penerimaan pajak tersebut, adalah dengan kerjasama terhadap bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mengingat sebagian besar kontribusi kegiatan jasa konstruksi berasal dari proyek pemerintah yang bersumber dari APBD maupun APBN.
“Bendahara SKPD berperan sebagai pemotong atau pemungut pajak,” ujarnya lagi.
Isnaeni juga kembali menginformasikan, pihaknya memberi kemudahan pada wajib pajak melakukan kegiatan usaha dengan omzet dibawah Rp. 4,8 Milyar setahun, dengan melakukan pembayaran Pajak Penghasilan Final dengan tarif 1 persen. Saat ini wajib pajak yang terdaftar baru berjumlah 4.974 wajib pajak, dengan nilai kontribusi pembayaran pajak sebesar Rp.12,03 milyar.(*)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini