Pencairan Dana Desa di Kabupaten PPU Menjadi Yang Pertama se-Kaltim

dana desa PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar mengatakan, Kabupaten PPU merupakan aerah pertama di Kalimantan Timur (Kaltim), yang telah mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan anggaran Dana Desa (DD) tahap I tahun anggaran 2017 kepada 30 Desa di empat Kecamatan yang ada di PPU.

“Alhamdulillah Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Pemerintah Kabupaten PPU untuk tahap I Tahun 2017 kepada 30 Desa di Kabupaten PPU telah dapat di cairkan. Bahkan pencairan ini menjadi yang tercepat dan pertama di Kaltim,“ kata Yusran Aspar, Jumat, (16/6) .

Dirinya bersyukur, semua proses administrasi dan verifikasi baik untuk penerima ADD maupun penerima DD dikabupaten PPU dapat segera diselesaikan, sehingga proses pencairan dana tersebut dapat segera dilakukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten PPU, Dul Azis mengatakan, Dana Desa (DD) Tahun 2017 sebesar Rp. 27,73 miliar dan tahap pertama telah dilakukan pencairan sebesar 60 persen dengan nilai nominal sebesar Rp. 16,641 miliar.

“ Syarat-syarat pencairan dana desa tersebut semua juga telah kami penuhi. Untuk pencairan Dana Desa di 30 Desa yang ada, pada tahap pertama ini desa Babulu Darat merupakan penerima DD terbesar dari pemerintah pusat, yaitu sebesar Rp.681,413 miliar dari total dana desa sebesar Rp. 1,135 miliar. Sementara dana desa terendah diterima desa Wonosari dengan besaran Rp. 494,6 juta dari total sebesar Rp. 824,4 juta,“ kata Dul Aziz.

Dul Azis menambahkan, daftar besaran Alokasi Dana Desa Tahun 2017 di PPU sebesar Rp. 70 miliar, dan tahap pertama yang telah dicairkan adalah sebesar 70 persen dengan nilai besaran Rp. 49.000.000.000,00 yang tersebar diempat Kecamatan masing-masing Kecamatan Penajam sebesar Rp. 5,69 miliar, Kecamatan Waru Rp. 5,38 miliar Kecamatan Babulu Rp. 20.29 miliar, serta Kecamatan Sepaku sebesar Rp 17,63 miliar.

“Untuk tahap pertama ini penyerapan dana desa terkecil berada di Kecamatan Waru, yakni Rp. 5,38 M,” tutupnya. (Kominfo/Humas6)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini