Pemkot Pertimbangan Kegiatan Tambahan Proyek BIC

BIC

Balikpapan (idcfm.net)—Pemerintah Kota Balikpapan mulai berhati-hati dalam pembiayaan belanja langsung, khususnya dalam kegiatan tambahan, sejumlah proyek multiyears yang masih berjalan saat ini.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Madram Muhyar, menuturkan melihat kondisi Dana Bagi Hasil (DBH) dan Sumber Daya Alam (SDA) melalui dana perimbangan pemerintah pusat, dinilai tidak menguntungkan. Artinya sampai saat ini dana bagi hasil yang ada belum mengalami peningkatan dan justru tahun ini alokasi dana lebih rendah dibanding tahun 2015. Artinya, kata Madram, sebelum membuat keputusan, pihaknya harus mempertimbangkan apakah penambahan kegiatan ini masuk skala priorotas atau tidak.

Pernyataan Madram ini, menyinggung soal usulan Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh, agar dikeluarkannya dana tambahan untuk kegiatan siring dan pembebasan lahan dalam Proyek Pembangunan Balikpapan Islamic Center.

“Disamping bicara program kegiatan tambahan, kita liat kemampuan keuangan kita. Jangan sampai ketika kita tambah dananya, akan berdampak pada liquiditas keuangan yang tidak sehat,” kata Madram kepada IDC FM.

Namun demikian, Madram mempersilahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD Kota Balikpapan untuk melakukan pertemuan guna membahas persoalan ini. Selain BIC, Madram mengaku sejauh ini belum menerima permohonan penambahan kegiatan dari sejumlah proyek multiyears lainnya.

“Evaluasi juga lah progress BIC karena ini tahun terakhir untuk pembangunan Tahap I. Bahas juga plus minusnya dimana. Karena posisi sekarang saha masih harus disiapkan lagi 25 M di APBD Perubahan,” tukasnya. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini