Pembagian Bibit Lombok Pecahkan Rekor MURI

 

HUT KOTA FOTO BARENG

Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan serahkan bibit cabai kepada Pangdam VI Mulawarman dan kapolda Kaltim, dalam upacara HUT Ke-120 Kota Balikpapan pada Jumat (10/02). (Foto: Imay/ IDC Network)

 

Balikpapan (idcfm)–Pembagian bibit lombok sebanyak 5.120 dalam rangka HUT ke-120 Kota Balikpapan masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pembagian bibit tanaman ini berlangsung sepanjang kegiatan upacara HUT Kota bertempat Lapangan Merdeka pada Jumat 10 februari 2017.

“Ini adalah rekor baru. Sebelumnya salahsatu supermarket di Bogor juga bagikan bibit tanaman hias sebanyak 2000 polibag. Kalau di Balikpapan tanaman cabai dan ini adalah prestasi ke 31 rekor yang dibuat Balikpapan dan masyarakat,” ujar Senior Manager Rekor MURI Yusuf Ngadri kepada wartawan.

Yusuf mengaku telah menghitung satu persatu bibit yang ada. Menurutnya terobosan ini akan mengajak kesadaran masyarakat untuk berinisiatif menanam cabai di pekarangan masing-masing. Sehingga ketika harga cabai di pasaran melonjak drastis, tidak terlalu membebani masyarakat.

“Ini terobosan pemkot bagaimana warganya menanam cabai dan konsumsi sendiri. Ini akan menjadi lebih menarik ketika harga cabai cukup pedas,” kata Yusuf.

Ditemui terpisah Walikota Balikpapan Rizal Effendi, berharap agar masyarakat Balikpapan bisa mandiri tidak bergantung pada pasar untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan. Membagikan ribuan bibit cabai ini merupakan upaya dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan untuk menekan inflasi yangd isebabkan tingginya harga cabai.

“Saya kira penting karena cabai menjadi masalah nasional. Jadi mendingan masyarakat tanam cabai sendiri dan kita siapkan bibitnya. Supaya menjelang hari idul fitri semua yang tanam cabai tidak terpukul dengan permainan harga di pasaran,” pungkasnya.

Sebagai informasi dalam upacara HUT ke-120 Kota Balikpapan, panitia juga menyediakan stand cabai. Disini panitia menawarkan cabai siap konsumsi dan bibitnya. Cabai siap konsumsi dijual dengan harga Rp.10.000/ ons, lebih murah dari pasaran yang harganya sebesar Rp.12.000/ ons. Sementara bibit tanaman cabai ditawarkan mulai harga Rp. 5.000 – Rp. 15.000. Namun ada juga yang dibagikan secara cuma-cuma alias gratis.

“Untuk cabai siap konsumsi ini kami siapkan 17 Kg. Makanya pembeli kita batasi supaya semua kebagian. Cabai yang ada ini langsung dari petani, sehingga lebih murah,” ujar salahsatu panitia penjaga stand tersebut.

Penghargaan Rekor MURI diserahkan kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan dan Permata Abadi Group.

Penyerahan penghargaan CSR kepada 18 perusahaan, diantaranya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, PT Pertamina RU V, PT Pertamina MOR VI Kalimantan, RSUD Balikpapan dan RS Ibu dan Anak Asih.

Usai upacara HUT Kota, dilanjutkan dengan hiburan berupa tari massal dengan tema “Lombok”.  Tari masal ini menampilkan atraksi perkusi, colourguard dan tarian daerah. Peserta acara hiburan ini mencapai 1000 orang dan memakai kostum dan aksesoris yang mengacu dengan Lombok atau cabai, dipadu dengan gerakan alunan music dan gerakan seirama. (Imy)

 

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini