Panglima TNI Sebut Hukum Semuanya Ambigu

panglima gatot

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Foto: Imay/ IDC Network)

Balikpapan (idcfm.net)—Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tekankan prajuritnya untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Panglima Gatot juga ingatkan agar prajurit waspada dengan sistem hukum yang ada saat ini. Jangan sampai TNI diperalat karena ketidaktahuan dengan hukum yang sebenarnya.

“Sekarang semuanya ambigu, ga jelas. Jangan sampai TNI diperalat karena ketidaktahuan hukum. Misalnya pengadilan minta bantuan untuk eksekusi, baca betul-betul suratnya. Jangan sampai TNI satu-satunya kepercayaan rakyat diperalat karena uang,” tegasnya saat pengarahan Prajurit dan PNS TNI di Aula Makodam VI/ Mlw pada Senin (22/05/2017).

Seruan itu cukup beralasan. Jendral bintang empat ini berujar TNI adalah institusi yang paling dipercaya masyarakat. Sehingga setiap mengambil tindakan, harus berhati-hati dan mempelajari hukum dan prosedur yang ada dengan benar. Presiden, katanya, mengaku bangga atas kinerja TNI selama ini sehingga mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat, Panglima Gatot tugaskan Pangdam untuk melakukan pemetaan, termasuk juga pada jajaran TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Ia mengaku tidak segan untuk mengambil tindakan tegas, kepada prajurit TNI yang terbukti terlibat politik praktis, salahsatunya kasus korupsi.

“Sekarang ini terindikasi orang bisa beli hukum. Jangan sampai TNI bisa dibeli untuk kepentingan tertentu. Prajurit harus berbuat sesuai sumpah prajurit.  Kalau ada saya akan kejar kemanapun, juga termasuk korupsi yang tidak terungkap,” tandasnya. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini