Mocash BRI, Bisa Transaksi LPG

PROMO LPG NON SUBSIDI

Press Conference Promo Be Smart, Be Bright sekaligus Lauching Kerjasama BRI dan Pertamina dalam Transaksi LPG Non Subsidi. Lokasi Cafe Kilang, Wisma Pantai, Balikpapan, Jumat (04/09). (foto: Imay/ IDC FM)

Balikpapan (idcfm.net)–Dua Perusahaan BUMN Besar di Indonesia yakni PT BRI Persero dan PT Pertamina menjalin kerjasama dalam penjualan LPG Non Subsidi. Untuk tahap awal BRI masih melayani transaksi pembelian LPG 12 KG dan tahun ini juga ditargetkan menyusul transaksi pembelian LPG Bright Gas.

“Ini kan baru lauching yang LPG 12 KG. Minggu depan ada agenda presentasi teknisnya. Setelah itu kita masuk ke LPG Bright Gas, “ ujar Wakil Pimpinan Wilayah Dana PT BRI (Persero) Tbk  Kantor Wilayah Banjarmasin, M Zauron pada Jumat (04/09).

Dikatakan Zauron  transaksi pembelian LPG 12 KG bisa dilakukan dengan Mobile Cash (Mocash). Mocash sendiri adalah satu fasilitas electronic channel Mobile Banking BRI yang melayani pembayaran transaksi belanja (purchase) oleh customer (pelanggan) kepada merchant (penyedia barang dan atau jasa) menggunakan telepon seluler. Sebelumnya BRI juga bekerjasama dengan Pemda setempat untuk pembelian LPG ukuran 3 KG.

Zauron juga memastikan, transaksi dengan teknologi Mocash bisa diakses melalui telepon seluler jenis apapun. Dengan kecepatan teknologi tersebut, agen dan pangkalan bisa langsung mengirimkan LPG sesuai permintaan dan pembayaran yang dilakukan. Langkah ini juga, kata Zauron, mengikuti program Bank Indonesia yakni Gerakan Non Tunai dan mencegah peredaran uang palsu.

“Pesan LPG dengan Mocash lebih mudah. Ga terbatas tempat dan waktu. Serta lebih cepat dan aman,” Pungkasnya lantas tersenyum.

General Manager MOR VI Kalimantan Fariz Aziz mengatakan kerjasama PT BRI Persero dan PT Pertamina ini juga berlangsung secara nasional. Diharapkan layanan ini memudahkan masyarakat, khususnya pengguna LPG Non Subsidi untuk tetap setia menggunakan produk non subsidi.

“Kami berharap masyarakat dan konsumen semakin lolay untuk menggunakan produk tidak bersubsidi,” tutur fariz. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini