Minim Anggaran, Target Alokasi 20 Persen APBD Kutim Untuk Dunia Pendidikan Tak Terpenuhi

IMG20170301110755Sangatta. Kepala Dinas Pendidikan Kutai Timur, Akhmadi Baharuddin memastikan jika target alokasi 20 persen dari APBD Kutim tahun ini untuk dunia pendidikan tidak dapat diwujudkan akibat defisit keuangan daerah.

“Tahun ini Disdik Kutim melalui anggaran murni APBD Kutim 2017 hanya mendapat jatah anggaran sebesar Rp 115 miliar. Nilai ini sungguh jauh merosot dari anggaran tahun lalu yang diperoleh Disdik dengan nilai lebih dari Rp 800 miliar. Bahkan, dari anggaran yang diberikan tersebut, Rp 100 miliar hanya digunakan untuk membayarkan hutang proyek pada tahun lalu dan sisanya barulah untuk kegiatan sekolah”, tuturnya.

Lanjut Akhmadi, memang Pemerintah Kutim berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran 20 persen dari APBD yang ada untuk dunia pendidikan. Namun hal tersebut tidak mungkin direalisasikan karena defisit anggaran. Sedangkan Disdik juga harus menanggung pembayaran hutang-hutang proyek fisik tahun sebelumnya. Tidak hanya minim pada alokasi dana kegiatan sekolah, anggaran operasional untuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Disdik di kecamatan-kecamatan sebesar Rp 50 juta pun tidak bisa diberikan karena minimnya anggaran yang dimiliki Disdik saat ini.

Lebih jauh Akhmadi berharap besar jika kondisi keuangan daerah yang kini serba minim bisa segera berakhir. Dengan berakhirnya defisit keuangan tentu nantinya pemerintah bisa kembali melakukan pembangunan-pembangunan, salah satunya pembangunan di bidang pendidikan.(ibnu djuraid – idcfm.net)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini