Meski Terkendali, Inflasi Ramadan Kota Balikpapan Tertinggi

GEDUNG bps bALIKPAPAN

Balikpapan (idcfm.net)—Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan melaporkan pada Juni 2016 yang bertepatan dengan momen Ramadan 1437 Hijriah, Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan mengalami kenaikan indeks harga tertinggi yaitu sebesar 5,38 persen. Kelompok ini memberikan andil terhadap inflasi di Juni 2016 sebesar 0,95 %.

Kepala BPS Kota Balikpapan Nur Wahid, merincikan pada kelompok ini, penyubang inflasi tertinggi terdapat pada komoditi Transport 8,11%, menyusul komunikasi dan pengiriman sebesar 0,28%. Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK), mencapai 132,96.

“Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan, komoditi yang memberikan andil besar terhadap inflasi adalah angkutan udara, telepon seluler dan sepeda. Subkelompok sarana dan penunjang transport dan subkelompok jasa keuangan tidak mengalami perubahan indeks harga,” sebut Nur Wahid.

Pemandangan berbeda justru terjadi pada Kelompok Pengeluaran Bahan Makanan. Pada Juni 2015 lalu yang juga bertepatan dengan Ramadan 1436 Hijriah, kelompok ini menduduki peringkat tertinggi penyumbang inflasi sebesar 1,22% dengan indeks kenaikan harga sebesar 4,80%. Sementara Tahun ini, Kelompok Bahan Makanan berada diurutan kedua, memberikan andil inflasi sebesar 0,47% dengan indeks kenaikan harga 2,22%. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan sendiri memang gencar melakukan upaya agar inflasi bisa terkendali, salahsatunya dengan menggelar Bazar Ramadan disejumlah titik.

“Hampir seluruh subkelompok pengeluaran pada kelompok bahan makanan ini mengalami kenaikan indeks harga kecuali subkelompok ikan segar. Komoditi yang memberikan andil secara signifikan antaralain kacang panjang, kangkung, daging ayam ras dan cabai rawit,” urainya.

Secara keseluruhan Kota Balikpapan pada bulan Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 1,74 persen.  Dari 7 (tujuh) kelompok pengeluaran, yang mengalami penurunan indeks harga pada bulan ini yaitu Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga.

Inflasi kota Balikpapan pada Juni 2016 melebihi inflasi secara nasional yang tercatat sebesar 0,66%, namun lebih rendah dari inflasi di provinsi Kalimantan timur (gabungan Inflasi Kota Balikpapan dan Kota Samarinda) yang tercatat sebesar 1.10 %.

“Dari 9 kota yang dipantau inflasinya, Balikpapan berada diurutan teratas yang tercatat sebesar 1,74%, menyusul Tarakan 1,59% dan Pontianak 1,21%. Inflasis ecara tahun kalender Kota Balikpapan 1,72 dengan Indeks Harga Konsumen 128,53,” tambahnya.

Adapun perbandingan inflasi Kota Balikpapan pada Juni 2015, juga menduduki peringkat tertinggi dari 9 Kota-kota di Kalimantan, yakni sebesar 1,23 persen. Bahkan angka ini lebih tinggi dari rata-rata inflasi Provinsi kaltim 0,93 persen dan rata rata nasional 0,54 persen. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini