Mensos Tanggapi Kasus Pencabulan Anak Usia Lima Tahun

Balikpapan (idcfm.net)—Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa kaget mendengar adanya kasus pencabulan anak usia lima tahun di Manggar Balikpapan Timur baru-baru ini. Hal itu baru ia ketahui saat menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga harapan (PKH) untuk warga Balikpapan, bertempat Aula Rumah Jabatan Walikota pada Sabtu (17/09) pagi.

Ditemui wartawan usai acara, Khofifah mengatakan kasus pencabulan telah menjadi perhatian pemerintah pusat. Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang (Perppu) pada Mei 2016. Perppu tersebut terus disosialisasikan ke masyarakat, sampai akhirnya masuk dalam proses pembahasan undang-undang di DPR RI.

“Presiden melihat suasananya sudah genting. Sudah memprihatinkan. Saya mohon ikut sampaikan pencegahan. Hulunya harus di cegah,” imbuh Khofifah.

Khofifah sendiri tidak mengeluarkan pernyataan tegas tentang hukuman apa yang pantas dijatuhkan kepada pelaku kejahatan seksual tersebut. Ia hanya mengatakan dapam Perppu hukuman pemberatan dan hukuman tambahan dilihat dari dua aspek, yaitu aspek pelaku dan aspek korban. Namun pihak yang dirugikan juga harus menyiapkan bukti-bukti kuat agar pelaku bisa dihukum sesuai perbuatannya.

“Apakah korban mengalami trauma cukup dalam, apakah korban ada penyakit menular seksual. Hakim akan mengambil keputusan.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam kesempatan tersebut juga tekankan kejahatan seksual tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Ia berharap peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi dan meminta orangtua menjaga dan terus mendampingi anaknya.

“Saya mohon jaga anak-anak kita dari kejahatan seksual. Peristiwa ini bukan hanya di Balikpapan tapi hampir merata. Hindari miras dan narkoba karena peristiwa ini berawal dari pelaku yang suka ngelem dan minum,” kata Rizal.

Kembali Khofifah menyampaikan rata-rata pelaku kejahatan seksual adalah pelaku yang mengkonsumsi minuman keras, narkoba, nge lem dan nonton video porno. Sehingga langkah reprentif dari hulu untuk mencegahnya adalah hindari perilaku menyimpang tersebut.

“Say no to drug, kita luncurkan dimana-mana. Supaya saling menjaga dan memagari. Sekali ketagihan sama dengan menjemput kematian,” tukas wanita berjilbab ini. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini