Komitmen Pertamina Memakai LNG keseluruh Mobil Tangki BBM

PERTAMINA

Balikpapan (idcfm.net)—PT Pertamina mencatat sedikitnya 2.100 mobil tangki dibawah pengelolaan anak perusahaan yang dapat dikonversi bahan bakarnya ke penggunaan gas alam cair Liquefied Natural Gas (LNG). Jika seluruh mobil tangki tersebut berhasil dikonversi, maka total penghematan biaya bahan bakar mobil tangki BBM yang dikeluarkan Pertamina mencapai Rp. 280 miliar pertahun atau sebanyak 42.000 KL bahan bakar per tahun.

LNG sendiri memiliki beberapa keunggulan, yakni efisien, ramah lingkungan karena emisi gas buangnya lebih kecil dibanding solar dan tingkat keamananan yang sangat terjamin karena disimpan dalam tekanan normal.

hanung

Hanung Budya. (ist)

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menyatakan, pihaknya telah melakukan ujicoba terhadap kendaraan alat berat untuk pertambangan, yakni PT Indominco Mandiri di Bontang sekitar tahun 2012 dan PT Berau Coal Energy pada Agustus 2014. Dari hasil ujicoba dengan kombinasi 43%solar dan 57% LNG, dihasilkan efisiensi diatas 14% bila dibandingkan dengan menggunakan solar 100%.  Sehingga Pertamina berkesimpulan penggunaan LNG sangat tepat untuk mobil tangki BBM.

“Pertamina telah memasang conversion kit pada 5 mobil tangki dengan menggunakan dual fuel system. Pertamina juga mengadakan ISO tank LNG serta pembangunan sarana pengisian LNG di Terminal BBM Balikpapan,” Papar Hanung dalam acara Peresmian LNG Untuk transportasi darat, bertempat Terminal BBM Pertamina Balikpapan pada Senin (27/10).

Lebih jauh Hanung menuturkan, konsumsi BBM di Indonesia tumbuh diangka 9% per tahun. Sehingga pihaknya berinisiatif untuk mendorong penggunaan gas lebih besar untuk mengurangi kebutuhan BBM. Disamping itu konversi BBM ke LNG juga mengurangi volume dan ketergantungan terhadap impor.  Pertamina memproyeksikan penggunaan LNG pada sector transportasi dan alat berat bisa mencapai 0,4 juta ton per tahun pada tahun 2015 dan mencapai 1,3 juta ton per tahun pada 2019 yang digunakan alat berat tambang, perkebunan dan bus jarak jauh.

“Saya pikir kombinasi solar dan LNG ini adalah pertama di Asean. Kami dalam waktu dekat juga akan melakukan ujicoba penggunaan LNG 100%,” tukasnya. (Imay S.)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini