Komitmen Menuju PLN Berintegritas

 

img_20161025_094149Balikpapan (idcfm.net)— PT PLN Cabang Balikpapan tunjukan komitmennya menuju perilaku berintegritas. Sejumlah upaya dilakukan agar tidak ada pertemuan langsung antara pelanggan dan petugas PLn, termasuk interaksi pemasangan baru maupun penambahan daya listrik.

“Kita ada upaya mengurangi adanya interaksi dengan pelanggan. Kalau sekarang pelanggan cukup menguhubungi call center 123 dan pembayaran bisa dilakukan melalui ATM atau PPOB,” terang General Manager Area PLN Kaltim Cabang Balikpapan, Natan kepada wartawan, usai pertemuan Multi Stakeholder Forum bertemakan Perilaku Berintegritas di ballrom Grand Jatra, Balikpapan, Selasa (25/10).

Kata Natan menjelaskan, selain menghubungi call center 123, pelanggan juga bisa mengakses informasi seputar PLN dengan aplikasi PLN Mobile dalam playstore android. Dalam aplikasi ini, pelanggan bisa bertanya mengenai prosedur dan biaya pasang baru listrik dan informasi umum lainnya.

“Cara ini didasari peraturan menteri NOMOR 289 tertanggal 12 April 2013 tentang contact center. Ditambah dengan Permen ESDM 68 tahun 2016 tentang pelayanan satu pintu,” tambahnya lagi.

Unsur pejabat dalam tubuh PLN dalam satu waktu juga diminta menyampaikan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) untuk mengindari praktik gratifikasi. Natan akui pihaknya telah terima laporan adanya oknum yang melakukan pelanggaran.Tim pun dibentuk untuk investigasi dan yang terbukti melanggaran ketentuan diberikan tindakan. Tindakan yang dijatuhkan mulai dari penurunan jabatan, dipecat hingga digiring masuk dalam ranah hukum.

“Investigasi untuk kasus ini sudah lama kita lakukan. Udah ada yang ditindak kalau ada pelanggaran,” imbuh Natan.

Terpisah, Manager Bidang Transmisi dan Distribusi PT PLN Kanwil Kaltimra, Komang Artana Suyasa berujar, PLN secara nasional telah membangun sistem tangkal korupsi. Pihaknya membangun sistem dengan empat pilar utama, yaitu Partisipasi, Integritas, Transparansi dan Akuntabilitas.

Partisipasi adalah membangun dukungan rasa kepemilikan bersama seluruh karyawan PLN. Integritas adalah membangun budaya bermartabat dan melarang adanya interaksi dengan vendor yang berbenturan dengan peraturan PLN. Transparansi, adalah menyesuaikan dengan undang-undang nomor 14 tahun 2008. Terakhir, Akuntabilitas adalah memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan, baik berupa aduan pelanggaran dan layanan barang dan jasa.

“Untuk itu kami meminta masyarakat juga turut awasi jika ada praktik gratifikasi di wilayah Kaltimra ini,” pesan Komang. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini