Kata Wakapolres Pada Hari Ibu

yolanda-juga

Wakapolres Balikpapan, Kompol Yolanda E. Sebayang. (Foto: Imay/ IDC FM)

Balikpapan (idcfm.net)—Memperingati Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember, Wakapolres Balikpapan Kompol Yolanda E. Sebayang ingatkan masyarakat untuk sama-sama awasi tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap anak.

Yolanda mengaku setiap hari pihaknya terima aduan KDRT mencapai lima kasus. Menurutnya angka ini cukup memprihatinkan, sehingga masyarakat diminta tanggap jika ditemukan kasus ini di wilayah tinggalnya.

“Dalam satu hari saya bisa disposisi KDRT sampai lima kasus. Ini data di Polres. Kalau disandingkan dengan data temuan pemerintah kota dann yayasan lainnya tentu beda lagi,” ujar Yolanda, saat ditemui disela Perayaan Hari Ibu di Aula Kantor Walikota Balikpapan, Kamis (22/12).

Yolanda berujar, tidak semua kasus KDRT yang ia terima berakhir di meja hijau. Beberapa kasus antara korban dan pelaku KDRT hanya dilakukan mediasi dengan melibatkan Bhabinkamtibmas. Dengan harapan kasus ini berakhir dengan damai dan tidak menjadi masalah besar lagi. Ia juga berharap agar masyarakat turut membantu kinerka kepolisian dalam menangani KDRT.

“Polisi tidak bisa menghadapi semua kejahatan. Kalau melihat perbandingan polisi masyarakat satu banding seribu. Manakala polisi tidak bisa membina, masyarakat harus bisa menjadi polisi diri sendiri,” pesan Yolanda.

Yolanda juga ingatkan agar orangtua mengedukasi anak-anak mereka agar tidak menjadi korban dalam kekerasan dan pergaulan bebas. Ia mencontohkan Rabu Gaul yang dijadikan ajang nongkrong anak muda di lapangan merdeka hingga larut malam, bisa mengantar anak- anak ini menjurus kepada perilaku negative.

Pihaknya sendiri selalu melakukan patrol keliling lapangan merdeka setiap rabu malam, agar anak-anak muda tersebut segera pulang ke rumah masing-masing.

“Tiap rabu gaul kami operasi khusus. Jam satu malam kami kejar-kejaran sama anak-anak supaya mereka bubar dan pulang ke rumah. Di Balikpapan ini kejahatan meningkat,” katanya.

“Kemudian apa yang bisa kita lakukan? Mari edukasi. Berilah fasilitas anak sesuai usianya. Seperti Rabu Gaul itu kan karena ada anak belum cukup umur diberikan motor mahalan terus nongkrong  dipamerin,” tambahnya. (Imy)

 

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini