Kalimantan Harus Meningkatkan Daya Saing

Balikpapan–Forum Revitalisasi Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FRP2RK) menggelar musrenbang regional kalimantan, membahas percepatan penyelesaian konektivitas energi dan ketahanan pangan.musrenbang kalimantan
Ketua FRP2RK Awang Faroek Ishak melaporkan permasalahan ketahanan pangan kalimantan mencakup beberapa sektor. Antaralain terjadinya alih fungsi lahan pertanian tanaman pangan ke pengguna lain selama 10 tahun terakhir. yang mana berdasarkan data Badan pusat Statistik di tahun 2013 untuk kaltim seluas 10.300 ha, kalsel 17.180,5 ha,kalbar 15.000 ha dan kalteng 15.610 ha. permasalahan lain adalah rendahnya ketersediaan infratruktur pertanian seperti irigasi, jalan usaha tani dan alsintan, rendahnya efektivitas kelembagaan penyuluhan pertanian dan belum berkembangnya pertanian dalam konteks agroindustri.
Untuk itu kalimantan dianggap harus mampu meningkatkan daya saingnya. Dengan mencapai target kalimantan menjadi lumbung beras nasional, lanjut awang, FRP2RK berkomitmen untuk pembangunan pertanian untuk kaltim 5 persen, kalbar 10 persen, kalsel 8,43 persen, kalteng 5 persen.
Awang menambahkan, usulan prioritas FRP2RK 2015 secara khusus untuk Kaltim dan Kaltara adalah Rp 11,62 T. Anggaran terbesar adalah jalan tol Balikpapan Samarinda Rp. 1.1 T, jalan Loa Janan-Tenggarong-Senoni-Kota bangun-sp.blusuh sebesar Rp 1,54 T, Pembangunan jl ruas Samarinda-Bontang-Sanggata-Sp perdau-Batu ampar-Wahau-Labanan Rp 2,27 T dan pembangunan jalan perbatasan Kubar-Mahulu-Malinau-dan Nunukan sebesar RP 2 T.

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini