Investasi Rp 28 M, PT Pertamina Lubricants Kalimantan Operasikan Terminal Curah

resmi

Terminal Supply Point & Distribution Batakan resmi beroperasi. di Kalimantan sendiri PT Pertamina Lubricant bermitra dengan 18 Distributor yang mensuplay bahan bakar ke perusahaan Industri dan otomotif. Adapun komposisi konsumen 70 persen sektor industri dan 30 persen sektor otomotif dan lain-lain. (Imay/ IDC FM)

Balikpapan (idcfm.net)–PT Pertamina Lubricant Kalimantan operasikan Terminal Supply Point & Distribution (TSP) di Balikpapan, Senin (21/9). Terminal yang beralamat Jalan Mulawarman 99 KM. 27 (arah Manggar) ini akan memperkuat distribusi pelumas Pertamina untuk konsumen Industri di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan  Kalimantan Selatan. TSP mulai dibangun sejak tahun 2011, didirikan diatas lahan seluas 27.953 meter persegi, dengan investasi mencapai Rp. 28 Miliar.

“Fasilitas ini harapkan dapat mewujudkan efisiensi disisi waktu dan biaya handling pelumas, khususnya kemasan curah. Karena selama ini kemasan curah dipasok dari Gresik. Kami estimasi bisa menghemat 25 persen,” ujar Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang.

Ahmad merincikan selain terminal curah, TSP Batakan ini juga memiliki kapasitas penampungan produk dalam kemasan curah sebesar 820 KL. Untuk mendukung operasionalnya, terminal ini dilengkapi dengan instalasi pengisian Pelumas Curah, area penyimpanan drum dengan kapasitas penampungan lebih dari 8.000 drum, gudang penyimpanan yang mampu menampung lebih dari 21.000 box, fasilitas control room, workshop, laboratorium QC dan laboratorium oil monitoring (Oil Clinic). Dengan adanya TSP ini tentunya memberikan kenyamanan bagi konsumen industri karena terjaminnya kepastian suplai dan  adanya fasilitas pemeriksaan kondisi pelumas yang membantu penilaian terhadap kinerja equipment.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Lubricant Gigih Wahyu Hari Irianto menyebutkan produk kemasan curah yang dipasok dari TSP Batakan terdiri dari pelumas jenis Meditran S, Meditran SX CH-4 dan Meditran SX Plus CI-4,  TranslikHD dan Turalik. Meditran SX Plus CI-4 merupakan pelumas mesin diesel industri putaran tinggi yang digunakan oleh alat berat dan pembangkit listrik. TranslikHD merupakan pelumas powershift transmissions dan hidrolik yang bermutu tinggi yang dirancang khusus untuk kendaraan off-highway tugas berat.

“Peralatan ini umumnya digunakan pada industry pertambangan, konstruksi, dan pertanian. Pelumas ini banyak digunakan untuk final drives, wet clutches, dan wet-disc brake, serta Turalik,” sebutnya.

Turalik sendiri, tambah Gigih yaitu pelumas hidrolik yang diformulasikan dari base oil yang memiliki viscosity index yang tiggi dan mengandung performance additive yang lengkap untuk memberikan perlindungan terhadap keausan, mencegah terbentuknya busa, serta perlindungan karat dan korosi.

General Manager PT Pertamina (persero) Marketing Operation Region VI Fariz Azis menekankan produk Pelumas Pertamina tidak kalah dengan produk dari luar negeri . Bahkan pelumas Pertamina telah mendapatkan pengakuan dari sejumlah produsen mobil dunia (OEM).

“Pelumas Pertamina telah diterima di beberapa Negara tujuan ekspor yang artinya kualitas sudah diakui secara internasional,”Kata Fariz.

PT Pertamina Lubricants sendiri merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri serta base oil untuk pasar domestik dan internasional yang tersebar di 4 benua Asia, Afrika, Eropa, Australia, dan Amerika. Pertamina Lubricants mengoperasikan 3 unit produksi di Gresik, Cilacap, dan Jakarta serta 1 unit produksi di Thailand dengan keseluruhan kapasitas produksi mencapai lebih dari 500.000 KL per tahun. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini