Ini Sebab Satpol PP Tidak Lakukan Razia Selama Ramadhan

razia-pns-satpol-pp PENAJAM – Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan operasi penertiban umum (tibum), terkait adanya praktik prostitusi terselubung di desa Pemaluan selama bulan ramadhan tidak digelar. Hal itu disebabkan tidak adanya alokasi anggaran untuk melakukan razia di lokalisasi yang berkedok warung remang remang tersebut.

“Kita ini sebenarnya malu sama masyarakat yang melapor adanya praktik prostitusi contohnya di desa Pemaluan. Tapi mau gimana, kita ngga ada anggaran mau gelar operasi kesana,” ungkap Kasi Ops Satpol PP Kabupaten PPU, Muhtar.

Ia menjelaskan, anggaran untuk menggelar kegiatan tibum ke desa Pemaluan tidak sedikit. Terlebih sudah dua tahun ini anggaran operasi di Satpol PP Rp 0 .

“Setidaknya butuh dana Rp 11 juta untuk sekali kegiatan kesana, tapi ini anggaran tidak ada sama sekali,” katanya. Ia merinci, kebutuhan anggaran itu untuk berbagai keperluan, seperti menyewa mobil, pembelian BBM hingga konsumsi personil. Terlebih ia menambahkan, upaya untuk menindak penyakit masyarakat itu juga melibatkan instansi vertikal, seperti TNI dan Polri.

Tidak adanya Tibum, menurut Muhtar, akibat adanya rasionalisasi anggaran dalam dua tahun terakhir. Sementara masih maraknya praktik prostitusi, seperti di bulan suci ramadhan ini ia menilai, karena banyak penghuni yang berasal dari eks lokalisasi lembah harapan baru kilometer 17 Balikpapan yang ditutup pada 2016 lalu. (Kominfo)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini