Ini loh Menu Solaria yang Dicampur Dengan Bumbu Tidak Halal

SOLARIA

Suasana di Solaria The Plaza Balikpapan, saat jam makan siang tidak terlalu ramai seperti biasanya. (Imay/ IDC FM)

 

Balikpapan (idcfm.net)—Supervisor Restoran Solaria The Plaza Balikpapan Ila Baiti mengaku tidak lagi menggunakan dua bumbu masakan, yang berdasarkan hasil uji sampel oleh Tim Gabungan Operasional razia Daging Ilegal, terbukti positif tidak halal. Keduanya adalah Bumbu campur dan bumbu perendam ayam. Menurut Ila, sebagai pengganti, koki Solaria menggantinya dengan membuat bumbu sendiri yang mana langkah itu sudah berdasarkan Standar operasional Prosedur (SOP).

Meski demikian Ila tidak mau berkomentar atas hasil uji sampel cepat yang dilakukan pada Senin kemaren. Ia hanya tekankan, label halal pada restoran bertempat The Plaza Balikpapan ini masih berlaku. Seluruh bumbu masakan yang ada bersumber dari Jakarta yang menurutnya sudah melalui proses pengawasan ketat.

“Kalau posotif kami kurang tau. Karena kami udah disertifikasi MUI pusat. Bumbu-bumbu ini udah dari gudangnya langsung. Kami hanya karyawan yang terima barang dari gudang,” terang Ila pada Selasa (24/11).

Diutarakannya, Bumbu campur biasanya digunakan untuk menu bakso dan variannya, seperti bakso urat dan mie ayam bakso. Sementara untuk bumbu perendam ayam biasa digunakan untuk menu semisal ayam goreng rica-rica.

“Solaria ini dikelola 3 CV. Manajer Operasionalnya pak Dedy Nugraha, bertempat di Jakarta. Beliau juga sudah mengetahui masalah ini dan sudah konfirmasi ke MUI Pusat,” ujarnya lagi.

Terpisah, Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyayangkan managemen Solaria yang tidak konsisten dengan predikat halal. Ia mengaku segera melakukan rapat bersama Asisten I guna membahas temuan ini. Usulan sementara, kata Rizal, ia meminta agar Solaria di non operasionalkan sampai ada keputusan resmi dari LP POM PUI Pusat, selaku pihak yang menerbitkan sertifikat halal tersebut.

“Mungkin kita tutup dulu sampai mereka pakai bahan makanan sesuai aturan halal. Pilihannya tutup atau diganti. Kalau diganti kan baik saja,” kata Rizal.

Salahsatu warga Balikpapan bernama Susy, mengaku sering bersantap di Restoran Solaria. Setelah mengetahui adanya temuan bumbu makanan yang mengandung Babi, Susy mengaku kaget dan terlihat menyesal pernah ikut mencicipi makanan di Solaria.

“Astaghfirullah! Kenapa Solaria tidak konsisten dengan label halalnya. Kalaupun nanti mereka mau mengganti bumbu dengan yang halal, saya khawatir masyarakat, termasuk saya sendiri sudah tidak percaya lagi,” ujarnya.

Di Balikpapan sendiri Restoran Solaria tersebar di 3 titik pusat perbelanjaan, yaitu The Plaza Balikpapan, Balcony City dan E-Walk. Meski berbeda tempat, ketiganya masih satu manajemen dan bumbu masakan yang ada juga terpusat pada satu gudang di jakarta (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini