Ini Alasan Penumpang Bandara Sepinggan Tolak PJP2U Naik

Balikpapan–Sejumlah penumpang yang menggunakan jasa bandara sepinggan mengaku keberatan dengan kenaikan tarif pelayanan jasa penumpang.

Salah seorang penumpang, Nursanti mengatakan, kenaikan pelayanan jasa penumpang dari Rp.40.000 menjadi Rp.75.000 dinilai terlalu tinggi. Dan menilai hal itu akan memberatkan para penumpang, khususnya masyarakat menengah ke bawah.

“Penumpang ini kan dari bermacam kalangan, bukan hanya dari orang high class. Kalau naik 5 atau 10 ribu lah masih wajar, bisa kita tolerir,” katanya.

Wanita berbalut jilbab ini menuturkan, kenaikan pelayanan jasa penumpang dikhawatirkan juga akan berdampak terhadap harga harga di balikpapan. Bahkan menurut Nursanti, sebaiknya pelayanan di terminal baru bandara sepinggan dimaksimalkan terlebih dahulu, sebelum menaikkan tarif tersebut.

 

“Ini belum ada 1 minggu dioperasionalkan, toiletnya sudah ada yang bocor. Sabun cuci tangan juga ga ada. Bagaimana kita tidak menolak kalau tarisnya naik setinggi itu,” ujarnya lagi.

toilet bandara

Salah satu bilik Toilet Wanita yang rusak di terminal baru bandara Sepinggan

Pantauan IDCFM di lapangan pada Kamis (27/3), memang di salah satu bilik toilet wanita, di ruang tunggu, ada yang ditutup karena kebocoran saluran air. Demikian juga dengan sabun cair, hamper diseluruh toilet tidak tersedia. Alat untuk nge-charge HP yang belum berfungsi justru sudah ada yang rusak. Demikian juga saat akan masuk ke bandara, pembuatan tiket masuk kendaraan dilakukan secara manual, karena terjadi pemadaman listrik.

 

Sementara itu penumpang lainnya, Faisal, justru mengaku tidak keberatan dengan kenaikan tarif jasa pelayanan bandara sepinggan. Ia menilai wajar, mengingat kondisi terminal barunsaat ini jauh lebih baik dari sebelumnya.

 

“Kalau saya sih tidak keberatan. Wajarlah naiknya segitu. Karena kan banyak pembenahan dan peningkatan pelayanan disini,” ujar Faisal sembari tersenyum.

 

Meski demikian, pria berkacamata ini memberi catatan untuk pengelola bandara sepinggan, seperti memperjelas lagi petunjuk-petunjuk arah fasilitas yang ada, seperti mushala dan ruang ibu dan anak.

 

“Ini saya saat masuk ke bandara, saya cari cari petunjuk arah mushala kok ga ada.yang seperti itu yang perlu dibenahi,” tutupnya.(*)

 

1 Comment

Add a Comment
  1. iya gmana lagi ada sesuatu yang baru maka ada imbasnya juga….ada bandara baru berarti ada penyesuaian sesuai pengembangan sarana…ya seperti kata pengelola untuk “ngejar target bayar utang pengembangan”. ya kita berdoa aja semoaga bandara kita seusai dengan konsep “blue print”nya ya…ya kita lihat aja nanti….

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini