DPKP Jembatani Peluang Usaha Budidaya Buah Naga

Balikpapan (idcfm.net)—Meski harga jual buah Naga Merah di Balikpapan turun drastis, Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Balikpapan terus galakan budidaya buah jenis kaktus tersebut.

yosmianto

Kepala DPKP Kota Balikpapan, Yosmianto. (Imay/ IDC FM)

Kepala DPKP Kota Balikpapan, Yosmianto, mengatakan, saat ini sekitar 30 kelompok tani di Balikpapan Utara, tengah menggarap 50 hektar lahan yang berisi tanaman Naga Merah.  Tahun 2015 lalu panen buah mencapai sekitar 42.000 ton, namun sebagian besar mengalami gagal panen karena terserang penyakit. Akibatnya jika sebelumnya harga buah Naga Merah mencapai Rp. 25.000 per Kg di tingkat pengepul/ tengkulak, kini turun menjadi Rp.5.000 hingga Rp.6.000 per Kg di tingkat pengepul/ tengkulak. Sementara buah Naga Kuning mencapai Rp. 300 ribu per Kg.

“Buah naga kebetulan saat ini sulit dicari karena banyak terserang penyakit. Harga jualnya jadi jatuh banget. Memang baru dua tahun ini kita galakan budidaya buah naga. Dan tahun 2016 kita galakkan kembali,” ujar Yosmianto kepada IDC FM, usai upacara peringatan HUT Ke-119 Kota Balikpapan pada Rabu (10/02).

Diungkapkan Yosmianto, budidaya buah Naga Merah adalah swadaya masing-masing kelompok tani dan bukan melalui dana pemerintah daerah. Namun untuk meningkatkan perekonomian petani buah Naga Merah, kata Yosmianto, DPKP akan jalin kerjasama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop). Disini Disperindagkop membantu agar produk olahan buah naga bisa diserap pasar.

“Saat ini ragam olahan pangan buah naga dalam bentuk jus, kue dan selai. Kedepan mungkin kita usulkan UKM membuat keripik buah naga. Produksi kita melimpah dan kualitas buah kita juga bagus,” kata Yosmianto.

Yosmianto juga memastikan kualitas baik kemasan dan rasa buah Naga Merah di Balikpapan lebih baik dibanding sejumlah daerah lainnya. Menurutnya tanaman buah bana tumbuh subur di Kota Balikpapan karena merupakan tanaman tropis, kaya akan unsur hara dan berpasir serta berada diketinggian antara 0 – 1200 m dpl.

“1 Hektar bisa 1500 pohon. 1 pohon bisa 5 Kg panen. Buah naga ini bisa dua minggu sekali panen. Kalau musim banyak, kita bisa kirim ke jawa 4 sampai 5 ton. Karena harga dijawa lebih mahal mencapai 25 ribu per kilo,” tukasnya. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini