DJP Kaltim” “Kelas Pajak itu Gratis!”

gedung pajak

ist.

BALIKPAPAN (idcfm.net)—Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kaltim ingatkan para wajib pajak agar tidak tertipu dengan iming-iming yang mengatas namakan DJP Kaltim.

Kepala Seksi Humas Kanwil DJP Kaltim Priyo Santoso menjelaskan, pihaknya menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat, yang mempertanyakan mengenai kebenaran kegiatan kelas pajak dengan biaya tertentu yang mengatas namakan DJP Kaltim.

Priyo menegaskan, pihaknya memang rutin menggelar kelas pajak setiap awal tahun. Namun ia memastikan kelas pajak tersebut gratis dan tidak dipungut biaya. Dijelaskan Priyo biasanya kelas pajak dilaksanakan di Kantor Pajak Pratama (KPP) setempat atau bisa juga di beberapa perusahaan, sesuai permintaan dari pimpinan perusahaan tersebut.

“Kan kita sudah memperoleh pajak dari mereka. Masa sih kita juga pungut biaya pelatihan di kelas pajak,” terang Priyo.

Priyo juga mengingatkan para wajib pajak, khususnya pajak orang pribadi untuk menyampaikan SPT Tahunan paling lambat akhir Maret 2015.

PTKP Belum dinaikan

Meski upah buruh telah naik, namun pemerintah saat ini belum merevisi besaran batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Menurut Priyo, PTKP untuk 2015 masih sama seperti PTKP 2013 yakni Rp.24,3 juta per tahun.

Selanjutnya wajib pajak yang menikah, mendapat tambahan kenaikan PTKP Rp 2,025 juta per tahun. Kemudian wajib pajak menikah dengan batas memiliki 3 orang anak, masing-masing anak dikenakan tambahan Rp. 2,025 juta per anak.

“Begitu ada istri dan anak, berarti tambah masing-masing 36 ribu satu bulannya. Jadi maksimal 3 anak. Kalau lebih tidak ditanggung,” pungkasnya. (Imay S.)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini