Dishub Sosialisasi Perijinan Taksi Online

taksiBalikpapan- Dinas Perhubungan Kota Balikpapan mulai melakukan sosialisasi revisi Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 tahun 2016 tentang penyelenggaraan angkutan orang dan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

Peraturan tersebut ditujukan untuk pengelola transportasi online Go Car yang belum mematuhi kesepakatan beberapa waktu lalu, dan tetap beroperasi meski perijinan belum dikeluarkan.

Kepada IDCFM.net, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Sudirman Jayaleksana mengatakan ada 11 poin yang wajib dipatuhi pengelola taksi online untuk beroperasi di jalan raya seperti angkutan konvensional.

Ke 11 poin tersebut lanjutnya, meliputi jenis angkutan, kapasitas silinder kendaraan, batas tarif angkutan, kuota jumlah angkutan, kewajiban stnk berbadan hukum, pengujian berkala, keberadaan pool angkutan, bengkel, pajak dan pemberian sanksi.

Menurut Sudirman, peraturan kementerian perhubungan ini akan berlaku efektif pada bulan oktober mendatang, sehingga pengelola taksi online Go Car masih memiliki kesempatan mengurus perijinan sesuai aturan pemerintah dalam waktu 6 bulan ke depan.

“Masih ada waktu 6 bulan kok untuk urus semua ijin itu. Kalo itu dipatuhi kita kasih ijin Go Car mengaspal,” kata Sudirman.

Ia menambahkan, angkutan yang berbasis aplikasi harus mengikuti aturan yang tercantum dalam UU Lalu Lintas No. 22 tahun 2009 tentang angkutan jalan dan angkutan umum. Termasuk untuk taksi online Go Car dihentikan sementara operasionalnya sampai perizinannya dinyatakan lengkap.

Adapun jika tetap beroperasi tanpa mengurus perijinan, maka pihak kepolisian bisa melakukan denda tilang hingga penyitaan unit angkutan. (zha)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini