Bukan Karena 212

tni-joget

Seorang prajurit TNI tiba-tiba naik ke atas kuda-kuda speaker, ketika lagu kebangsaan “Gebyar-gebyar” dilantunkan. Pria ini seolah mengajak seluruh simpatisan ikut bernyanyi dan meresapi setiap lirik lagu yang dinyanyikan. (Foto: Imay/ IDC FM)

Balikpapan (idcfm.net)–Dandim 0905/Bpp Kolonel Infanteri Heri Setya tegaskan Apel Nusantara Bersatu yang digelar di Lapangan Merdeka pada Rabu (30/11) ini bukanlah dalam rangka menghadapi Aksi Bela Islam Jilid III pada Jumat (02/12/2016). Bahkan, ia menuturkan, aksi ini atas permintaan dari tokoh-tokoh agama dan tokoh adat, demi terciptanya kondusivitas kota Balikpapan.

“Ini ga ada kaitannya dengan 212. Aksi ini juga di inisiasi dari FKPB dan FKUB, dalam rangka menunjukan Balikpapan ini cinta damai. Terbukti pada hari ini seluruh elemen masyarakat bersatu dan berjalan damai,” ujar Kolonel Heri kepada wartawan, disela kegiatan.

Kata Heri menjelaskan, untuk persiapan aksi, pihaknya turunkan sekitar 150 personel TNI, untuk penyediaan panggung orasi, tenda dan pameran alutsista (alat utama sistem senjata) TNI Polri. Sementara saat pelaksanaannya ini terdapat 3500 aparat TNI yang hadir dengan bantuan 2000 aparat Polri yang bertugas menjaga keamanan, logistik dan kesehatan.

“Kalau alutsista ini permintaan masyarakat. Kan dibeli dari uang rakyat. Bagaomana kalau dipamerkan dan rakyat bisa ikut merasakan. Nanti ada yang bisa dinaiki berkeliling,” imbuhnya.

Mengenai adanya aksi demonstrasi, Kolonel Heri menanggapinya dengan positif. Dengan catatan tidak dilakukan dengan anarkis yang merugikan banyak pihak. Ia juga tekankan wilayah Balikpapan sampai saat ini belum ditemukan dugaan makar.

“Tidak ada makar. Balikpapan sangat kondusif. Buktinya hari ini semuanya ada. cukup santun, harmonis dan damai. Sehingga dengan pengamatan territorial, 100 persen Balikpapan aman dan damai.

Sementara itu, Kapolres Balikpapan AKBP Jefri Dian Juniarta mengaku sampai saat ini belum ada pihak yang mengajukan pemberitahuan akan aksi 212 di wilayah yang ia pimpin. Menurutnya dalam aturan kepolisian, untuk kegiatan aksi yang memakai fasilitas umum, tiga hari adalah selambat-lambatnya disampaikan kepada Polres.

“Ini sudah hari rabu saya belum menerima pengajuan. Mudah-mudahan ga ada lah. Kalaupun ikut berdzikir, cukup di sini ga perlu keluar dana ikut kesana. Lebih baik dana yang ada diserahkan ke yayasan panti asuhan,” kata Jefri.

Apel Nusantara Bersatu ini dimulai 08:00 WITA sampai 10:30 WITA. Selain orasi dari perwakilan berbagai elemen masyarakat, juga diisi dengan doa bersama enam agama, tarian daerah, menyanyikan lagu kebangsaan dan caba puisi mengindahkan Indonesia. Tema yang diusung “Indonesia milikku, milikmu, milik kita bersama Bhineka Tunggal Ika.” (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini