BI Tanggung Biaya Transportasi, Sembako di Bazar Ramadan Lebih Murah

BAZAR BI RAHMA TINJAU

Wakil Walikota Rahmad Mas’ud didampingi istri (Nurlena Mas’ud) saat meninjau stand Bazar Ramadan di KPwBI Balikpapan. (Imay/ IDC Network)

 

Balikpapan (idcfm.net)— Bazar Ramadan 1437H di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwI BI) Balikpapan pada Selasa (21/06) pagi  dipadati pengunjung. Tercatat sebanyak 17 (tujuh  belas) agen atau distributor yang bekerjasama dengan Disperindagkop Kota Balikpapan untuk mensukseskan acara ini, diantaranya Bulog Divre Kaltim, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT.Guna Jaya Nusantara, UD.Surya Wijaya, PT.Artam Kumala Jaya, PT.Indofood CBP, PT. Garudafood dan PT.Gandum Mas Kencana.

Humas KPwBI Balikpapan Andi Adityaning Palupi memastikan seluruh produk yang diperdagangkan dalam Bazar Ramadan harganya 10 hingga 15 persen lebih rendah dari yang ada di pasaran. Pihak BI telah menanggung seluruh biaya seperti biaya transportasi, akomodasi dan fasilitas selama kegiatan bazar. Sehingga dari petani dan distributor tidak terlalu besar mengambil keuntungan.

“Yang pasti BI berapapun biayanya, kalau diminta support dalam pengembangan ekonomi Balikpapan, kita siap. Setiap tahun BMPD sudah didihkan dana untuk sosial. Dan kali ini ditujukan untuk fasilitasi Bazar Ramadan,” ungkap Andi.

Sementara itu, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud usai membuka bazar Ramadan BI dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) kota Balikpapan tersebut, kepada wartawan mengatakan terselenggaranya bazar atas kerjasama pemerintah kota dengan BI. Yang mana pemerintah kota dalam hal ini Disperindagkop mengajak para distributor dan ukm binaan untuk berpartisipasi.

Rahmad sendiri tidak berani memprediksi berapa besar pengaruh Bazar Ramadan ini terhadap inflasi kota. Namun untuk jangka panjang, sesuai janji politiknya, Rahmad akan memanfaatkan Perusda dalam menjalin kerjasama terhadap Pelindo dan Perusda daerah pemasok kebutuhan pokok di Balikpapan.

?????????????

Antusiasi penunjung memanfaatkan Bazar Ramadan. (Imay/ IDC Network)

“Sesuai janji saya kebutuhan pokok minimal 20 persen dari harga sekarang. Setelah nanti kami manfaatkan kebijakan kami melalui Perusda,” ujar Rahmad.

Rahmad juga memastikan jika pada akhirnya Pelindo menolak tawaran kerjasama tersebut, ia akan mengupayakan investasi murni dari Perusda. Sehingga ia meminta dukungan dari seluruh pihak terkait khususnya DPRD dan seluruh SKPD.

“Balikpapan ini tinggi biaya hidup. Sehingga kalau Pelindo ga mau join, ya invest sendiri. Saya target 2017 lah terealisasi,” tambahnya.

Khusus dalam area bazar Ramadan, bawang merah dipatok dengan harga Rp. 32.000/Kg, beras Rp 11.000/Kg, Tomat Rp. 8.000/Kg, cabai rawit Rp. 30.000/Kg, Timun Rp. 3000/Kg, gula pasir Rp.25.000/2 Kg, jagung Rp.3000/tongkol, Pepaya California Rp.5.000/Kg, Pepaya mini Rp. 12.500/Kg dan Nanas Rp.7.500/ buah. Tidak sampai 2 jam setelah dibuka untuk umum, sejumlah produk di beberapa stand telah habis terjual, semisal Pepaya California terjual lebih 30 Kg dan cabai rawit terjual sekitar 25 Kg.

Bazar ini akan berlangsung hingga Rabu (22/06) dibuka mulai jam 9 pagi hingga jam 1 siang. Sejumlah produk tertentu dibatasi pembelian, seperti gula pasir hanya diperbolehkan maksimal 2 Kg. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini