Baru 50 Persen Pejabat Daerah Ikuti Tax Amnesty

ta-16-des-2016

Foto: Imay/ IDC FM

 

Balikpapan (idcfm.net)—Kanwil Direktorat Jendral Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kanwil DJP Kaltimra) ungkap masih ada pejabat daerah yang belum memanfaatkan Tax Amnesty. Berdasarkan data yang ada baru separuh kepala daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota yang mengikuti program ini.

“Gubernur walikota dan bupati kita yang ikut baru separuh. Data ini sudah saya sampaikan saat kunjungan presiden,” ujar Kepala Kanwil DJP Kaltimra Samon Jaya, dalam jumpa pers di gedung Kanwil DJP Kaltimra, Jumat (16/12) siang.

Meski demikian Samon enggan merincikan data lebih lanjut mengenai siapa dan berapa nilai tebusan dari TA kategori kepala daerah tersebut. Ia hanya berharap agar setelah sosialisasi TA oleh Presiden Joko Widodo di Balikpapan pada lima Desember 2016, mendapat perhatian lebih dari kepala daerah di Kaltim dan Kaltara.

Samon sendiri mengapresiasi langkah cepat dari jajaran pemerintahan Kota Bontang. Berdasarkan catatan, 15 Kepala SKPD dari 35 SKPD yang ada telah mengikuti Tax Amnesty. Sehingga ia berharap kepala daerah di provinsi dan kabupaten kota lainnya juga ikut aktif mensosialisasikan program ini kepada kepala SKPD yang ada.

“Presiden sudah sembilan kali sosialisasi Tax Amnesty ini. Sehingga kami berharap pejabat daerah yang essolon satu juga ikut,” harap Samon.

Berdasarkan catatan Kanwil DJP Kaltimra, pasca sosialisasi Tax Amnesty oleh Presiden Joko Widodo nilai tebusan dalam program ini cenderung meningkat. Memasuki minggu kedua Desember 2016, dari Rp. 5.3 Miliar nilai tebusan, naik menjadi Rp.9.9 Miliar.

Sementara Wajib Pajak yang mengikuti TA tahap kedua hingga pertengahan Desember ini adalah 208 WP Pribadi dan 169 WP Badan atau perusahaan.

“Totalnya tahap dua ini 15 Miliar rupiah. Kalau ditotal dari tahap pertama yang mengikuti Tax Amnesty WP Pribadi 6.613 dan WP Badan 3.029,” tukas Samon. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini