April 2016, Deflasi Kota Balikpapan Peringkat Tiga

inflasi

 

Balikpapan (idcfm.net)— Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau memberikan andil terbesar, yakni 0,1087 persen terhadap inflasi di Kota Balikpapan pada bulan April 2016. Pada April 2016, kelompok tersebut mengalami inflasi tertinggi 0,59 persen, yang disumbang oleh Subkelompok makanan jadi dan subkelompok tembakau, berupa Pizza, Ikan Bakar dan rokok kretek.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan Nur Wahid, mengatakan, Kota Balikpapan pada bulan April 2016 mengalami deflasi sebesar -0,40 persen. Kota Balikpapan mengalami deflasi tertinggi ketiga setelah Kota Pontianak dan Kota Sampit. Namun secara nasional inflasi pada bulan April 2016 sebesar 0,51 persen sedangkan

inflasi di provinsi Kalimantan Timur (mulai tahun 2016 hanya gabungan Inflasi Kota Balikpapan dan Kota Samarinda, tidak termasuk Kota Tarakan) tercatat sebesar -0,34 persen.

“Dengan demikian, pada bulan April 2016 inflasi tahun kalender Kota Balikpapan sebesar -0,16 persen dan inflasi “year on year” 4,66 persen,” terang Nur Wahid.

Lebih lanjut Nur Wahid menyebutkan. Penyumbang inflasi tertingi kedua adalah Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan bahan bakar. Yang pada April ini mengalami memberikan andil sebesar 0,1012 persen, diantaranya berupa upah tukang, sewa rumah dan kontrak rumah. Adapun Kelompok Sandang pada bulan April 2016 ini memberikan andil terhadap inflasi secara keseluruhan sebesar 0,0914, diantaranya berupa sepatu, seragam sekolah anak dan busana muslim.

“Kelompok Kesehatan pada bulan April 2016 ini juga mengalami inflasi namun tidak terlalu berpengaruh. Inflasinya sebesar 0,06 persen dan memberikan andil sebesar 0,0025 persen. Diantaranya obat gosok, obat flu, sikat gigi dan obat batuk,” terangnya.

Adapun kelompok yang mengalami deflasi pada April 2016 di kota minyak ini adalah kelompok Bahan Makanan sebesar -2,14 persen dan memberikan andil sebesar -0,4663 persen terhadap inflasi secara keseluruhan. Menyusul Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga mengalami inflasi sebesar -0,06 persen dengan andil sebesar -0,0041 persen. Terakhir, Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan dengan indeks harga sebesar –1,33 persen dan memberikan andil deflasi sebesar –0,2372 persen. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini