Alasan Teknis Pemadaman di Sistem Mahakam

?????????????

Unit PLN yang mengatur sistem kelistrikan, AP2B Sistem Kaltim. (Imay/ IDC FM)

Balikpapan (idcfm.net)-– PT PLN Wilayah Kaltim dan Kaltara berencana melakukan konfigurasi jaringan double sirkuit dalam sistem mahakam.
Manager Hukum dan Humas PT PLN Kaltimra, Yuda Pandu Dewanata ungkapkan, transmisi atau penyaluran listrik di Kaltim masih mengandalkan satu sirkuit, yakni Karang Joang, Bukit Suharto dan Samarinda Seberang. Sehingga ketika terjadi gangguan di wilayah tersebut, seperti cuaca buruk dan gangguan binatang, pemadaman listrik bagi wilayah yang ditopang melalui sistem mahakam, terpaksa dilakukan.
Adapun jalur kedua untuk menopang kinerja transmisi, direncanakan melintasi Transmisi Senipah dan Palaran Samarinda. Sehingga dengan jaringan double sirkuit, tidak ada lagi gangguan transmisi karena saluran yang ada semakin handal. Jaringan double sirkuit, kata Yuda, pihaknya bisa melakukan penambahan pembangkitndan transmiai untuk kabel dan gardu induk.
“Transmisi di Kaltim memang masih satu belum double. Sehingga ketika misalnya di bukit suharto ada gangguan binatang atau petir, listrik harus dipadamkan. Ketika transmisi lewati dua jalur, ¬†saluran akan lebih handal,” terang Yuda.
Adapun kondisi kelistrikan di Sistem Mahakam ditopang oleh 63 sistem kelistrikan, yang interkoneksi jaringan pada tegangan 150 kV. Tegangan ini membentang di Balikpapan, Samarinda, Tenggarong dan Bontang. Sementara Area Penyaluran dan Pengatur Beban (AP2B) Sistem Kaltimra didukung oleh 5 unit gardu indukndi Balikpapan dan 8 unit gardu induk di Samarinda.
Untuk ketersediaan daya listrik sistem mahakam sebesar 400 Mega Watt, melampaui beban puncak yang mencapai 412 Mega Watt. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini