Month – February 2014

Kebijakan Moneter BI dinilai Tidak cukup Meredam Ekonomi

  Balikpapan—Pengamat Ekonomi Hendri Saparini berpendapat kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam mempertahankan BI Rate 7,50%, tidak cukup meredam gejolak ekonomi. Ia berpandangan bahwa deficsit yang terjadi pada transaksi berjalan tidak bisa disembuhkan karena deficit terjadi karena struktur ekonomi pilihan BI. “Klo 2014 BI tetap bergerak di suku bunga 7,50%, gimana kita mau lari,?! Tegas Hendri, saat mengisi diseminasi kebijakan moneter Recent Economic Development (RED), di Kantor Bank

Ekonomi Global pada 2014, Akan Membaik

  Balikpapan—Bank Indonesia proyeksikan ekonomi global tahun 2014 akan membaik, dengan pergerakan diangka 5,8 hingga 6,2 persen. Hal ini didukung oleh pertumbuhan yang lebih seimbang serta defisit transaksi berjalan yang menurun kearah yang lebih sehat. BI sendiri konsisten dengan kebijakan mengarahkan inflasi ke sasaran 4,5+1 % dan pertumbuhan kredit diangka 15-17 %. Asisten Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia Kiki Nindya Asih mengatakan, perekonomian Indonesia

Ketua Umum FoZ Kaltim kini dijabat Abdurrahman Usman

  Balikpapan—Ketua Umum Forum Zakat Nasional (FoZ) Kaltim periode 2014-2017 resmi dijabat Abdurrahman Usman. Abdurrahman terpilih secara formatur dan dilantik secara langsung oleh Ketua FoZ Pusat Sri Adi Bramesita, bertempat Hotel Sagita Balikpapan (26/2). Abdurrahman sendiri berasal dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dompet Dhuafa Kaltim. Sementara untuk Sekretaris terpilih adalah Muhammad Ardhani dari LAZ Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU). Sebelum pelantikan dimulai, Ketua FoZ pusat Sri Adi

FoZ Nasional Proyeksi Penghimpunan Zakat 2014 Rp 5 T. Bram: “Kampanyekan Zakat, Ikuti Strategi Caleg.”

Balikpapan—Forum Zakat (FoZ) Nasional memproyeksikan penghimpunan zakat sebesar Rp 3,5 hingga Rp 5 Triliun ditahun 2014 ini . Angka ini lebih tinggi dibanding penghinpunan zakat tahun 2013 sebesar Rp 2,4 triliun, yang mana angka tersebut 60 persen disumbang oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan sisanya adalah penghimpunan dari BAZNAS. Ketua FoZ Pusat Sri Adi Bramesita menuturkan, dari penghimpunan zakat sebesar Rp 2,4 triliun pada tahun 2013 LAZ tersebut, Kaltim sendiri menyumbang sekisar Rp 60

Keberadaan Indomaret Di Sangatta Dinilai Ilegal

Sangatta – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Timur Irawansyah menegaskan, keberadaan  toko modern Indomaret di beberapa lokasi di Sangatta ilegal, karena belum mengantongi izin operasional dan hanya mengantongi izin prinsip dari Bupati Kutai Timur. Menurut  Irawansyah ,  pendirian Indomaret  sebagai toko modern haruslah mengacu pada peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 70 Tahun 2013 tentang pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat pebelanjaan dan toko

Empat Mantan Anggota KPU Penajam Paser Utara Daftar Lagi Sebagai Calon Anggota KPU Periode 2013 – 2018

Penajam Paser Utara – Empat  mantan anggota  Komisi Pemiliham Umum Kabupaten  (KPU)  Penajam Paser Utara, kembali mendaftar sebagai calon anggota KPU Periode 2013 – 2018. Ketua tim seleksi penerimaan anggota KPU, Piatur Pangaribuan mengatakan, sejak dibuka pendaftaran 15 februari hingga 21 februari 2014 sebanyak 39 orang telah mendaftar dan memenuhi persyaratan sebagai calon anggota KPU. Dari jumlah pendaftar tersebut, empat diantaranya adalah mantan anggota KPU periode 2008 – 2013,

Gufron Yusuf Lantik Dewan Hakim MTQ Ke 36 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara di Kecamatan Kembang Janggut

Tenggaraong (kukar) — Wakil Bupati Kutai Kartanegara ( Kukar) Gufron Yusuf, melantik Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke 36 Tingkat Kabupaten Kukar  di Kecamatan Kembang Janggut, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Kembang Janggut kemarin.   Sambutan Bupati Kukar yang di bacakan Wakil Bupati Gufron Yusuf mengatakan, Dewan Hakim dalam melaksanakan tugasnya, harus berpedoman kepada peraturan perundangan yang berlaku, serta  tidak memihak siapapun. Bupati juga

Kebijakan Moneter Lebih Efektif di era OJK

  Balikpapan—Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih mempresikdi pasca diserahterimakan pengawasan bank dari Bank Indonesia ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akan menguatkan kebijakan moneter Bank Indonesia. Instrument instrument kebijakan moneter tersebut antara lain operasi pasar terbuka, rupiah dan valas dan pengaturan kredit atau pembiayaan. Lebih lanjut Lana menjelaskan, OJK dibentuk dengan tujuan agar kegiatan pada sector jasa keuangan dapat melindungi kepentingan

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini