2 Paslon Lakukan Sanggahan

tanta tangan berita acara

Saksi Nomor urut 1, Abdul Yajid (tengah) tandatangani berita acara hasil akhir perhitungan surat suara. (imay/ IDC FM)

Balikpapan (idcfm.net)—Dua saksi  calon kepala daerah kota Balikpapan dari pasangan Nomor urut 2 dan 3 tolak tandatangani berita acara rekapitulasi perhitungan suara gelaran KPU Kota Balikpapan. Selain itu, 2 Paslon ini juga akan melakukan sanggahan  yang disertai bukti-bukti yang menjadi alasan mereka tolak tandatangani berita acara tersebut.

Ariansyah, saksi dari paslon nomor urut 2, berujar temuan money politik menjadi satu-satunya alasan pihaknya tolak tandatangani berita acara tersebut. Sehingga ia akan memanfaatkan masa sanggah yang ada untuk melakukan tuntunan ke Bawaslu, melalui Panwaslu. Namun pihaknya akan serahkan sepenuhnya masalah ini melalui perantara pengacara.

“Bukti ada money politik itu. Kalau jumlah item tuntutan, biar lawyer kami nanti yang sampaikan,” tegas Ariansyah ketika ditemui wartawan usai pengesahan berita acara.

Sementara itu, saksi dari pasangan nomor urut 3, Son Aji, mengaku telah membentuk tim khusus untuk menjajaki temuan-temuan lain berkaitan dengan pelanggaran saat hari pencoblosan 9 Desember lalu. Selain dugaan money politik, beberapa saksi nomor urut 1 di Kecamatan Balikpapan Barat dan Balikpapan Selatan menggunakan pakaian bertuliskan “Itu Sudah!”. Yang mana yel tersebut identik digunakan paslon nomor urut 1 saat masa kampanye.

“Kami terima hasil rekapitulasi ini., tetapi memang kita tidak tanda tangan. Cuma catatan itu kami tindaklanjuti untuk memberi pembelajaran agar kedepan lebih baik lagi. Kami sekarang jajaki temuan lain dengan siapkan tim khusus,” ungkap Son Aji.

Menanggapi rencana sanggahan dari Paslon Nomor urut 2 dan 3, saksi paslon nomor urut 1, Abdul Yajid mempersilakannya, asal melalui prosedur dan jalur yang ada. pihaknya mengaku siap menunggu jika memang sanggahan tersebut harus melewati masa yang cukup lama.

“Kami siap menunggu, bahkan jika nanti dimintai keterangan. Kami juga sudah membentuk tim untuk menanggapi masalah ini. Yang jelas kemenangan ini adalah milik warga Balikpapan yang telah berdemokrasi dengan salurkan hak pilihnya dengan tetap menjaga kondusifitas kota” tuturnya. (Imy)

Beri Komentar

Hak Cipta © 2014 IDCFM.net Dilindungi Undang-undang. Radio IDCFM
IKLAN MELAYANG
close
Banner iklan disini